Sel. Mar 31st, 2020

Siapkah Kalsel Laksanakan UNBK?

2 min read

PELAKSANAAN Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin tampaknya perlu mendapat perhatian lebih. Tidak siapnya sarana membuat UNBK terkesan belum siap seratus persen.

Bayangkan saja, ada seorang kepala sekolah di Banjarmasin terpaksa mengutang untuk membeli kelengkapan UNBK di sekolahnya. Di sini peran pemerintah kemudian dipertanyakan.

Jika di Ibukota Kalimantan Selatan, yaitu Kota Banjarmasin saja demikian keadaannya, lalu bagaimana dengan daerah lain?

Apa itu UNBK? Pelaksanaan sistem ujian ini juga biasa disebut Computer Based Test (CBT). Sistem ujian nasional dengan menjadikan komputer media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK tak sama dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT).

Awal pelaksanaan UNBK di Indonesia pada tahun 2015, tepatnya pada Ujian Nasional tahun pelajaran 2014/2015. Tapi memang tak seluruh sekolah menggunakan sistem ini. 

Dengan kondisi ini, harusnya menjadi sorotan oleh pemerintah daerah. Apalagi, anggaran untuk pendidikan tidak main-main. Porsi anggaran pendidikan di Indonesia cukup besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Seharusnya, jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan UNBK, sudah disiapkan dengan matang. Apakah memang sudah siap atau belum. Sehingga saat pelaksanaan, tak terkendala. Termasuk soal sarana UNBK seperti komputer.

Tata kelola pendidikan harus benar-benar diprioritaskan. Dengan pendidikan, generasi bangsa dibentuk, sehingga dapat melanjutkan perjuangan membangun bangsa ini.

Oleh karena itu, hal-hal sederhana seperti sarana UNBK maupun teknis pelaksanaan harusnya tak menjadi kendala. Ke depan, harus ada persiapan lebih matang, dan keseriusan. Agar kejadian seperti kekurangan komputer, kepala sekolah terpaksa mengutang untuk membeli sarana tak terjadi lagi.

Pendidikan menjadi salah satu kunci menjadikan daerah kita bisa berkembang. Sumber daya manusia kita harus dibentuk sejak dini. Tentunya tak bisa sembarangan dan perlu perencanaan, serta kerja maksimal dari semua pihak.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.