Siapkan Personil Siaga Bencana Karhutla

2044

KabarKalimantan, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan gelar Apel Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019 dan Apel Siaga Bencana Karhutla, untuk memastikan kesiapan para personil dalam penanganan dan pencegahan bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, Wahyuddin mengatakan, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di tahun 2019, berdasarkan prediksi BMKG akan memasuki musim kemarau yang memiliki suhu lebih panas dari kemarau biasanya.

“Dari kondisi tersebut kami prediksikan bahwa kebakaran hutan dan lahan akan meningkat dari tahun sebelumnya,” kata Wahyuddin saat dijumpai usai Apel Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019 dan Apel Siaga Bencana Karhutla, di Halaman Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Banjarbaru, Jumat (26/4/2019).

Ia menuturkan, sebagai salah satu upaya melakukan pencegahan BPBD, bersama TNI dan POLRI serta element masyarakat akan bersama-sama mulai dari sekarang melakukan kesiapsiagaan untuk melakukan pencegahan.

Baca Juga :   Perjuangkan Hak Disabilitas, Yoyok Disambut Dingin di Balai Kota Banjarmasin

“Untuk itu, kami akan mengefektifkan penyuluhan dan sosialisasi ke masyarakat agar masyarakat itu lebih meningkat pemahamannya terhadap akibat daripada gangguan asap dari bencana karhutla,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini BPBD Kalsel memiliki satu peralatan yang baru dan hanya dimiliki Kalsel untuk mengantisipasi api semakin meluas. Alat tersebut ialah pompa air yang mengeluarkan busa.

“Jadi, karena yang ditembakkan dari pompa tersebut busa maka yang ditembaknya adalah daerah yang belum terbakar, fungsinya agar api dapat diblok, sehingga api tidak menjalar dan kerugian masyarakat bisa diminimalisir,” kata Wahyuddin.

Wahyuddin menuturkan, saat ini titik yang rawan tingkat karhutlanya terdapat di lima kabupaten/kota, yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Tapin.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor yang menjadi Pembina Apel mengatakan, memasuki musim kemarau yang sebentar lagi akan tiba dan mengingat di setiap tahunnya selalu ada terjadi bencana di Kalimantan Selatan terkait musibah kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga :   FSB akan Gelar Workshop Acting dan Film Editing

Paman Birin mengharapkan, melalui momentum Apel tersebut, pihaknya bersama-sama para pejuang yang bergerak dalam penanggulangan bencana untuk siap siaga.

Adapun terkait alat baru milik BPBD Kalsel, gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini menuturkan, keberadaan alat tersebut dapat lebih efektif menanggulangi karhutla.

“Semoga alat baru tersebut tidak kita gunakan. Yang jika tidak kita gunakan alat tersebut artinya aman. Tapi kalau pun bencana yang biasanya tidak kita undangpun datang, kita sudah siap dengan peralatan tersebut,” kata Paman Birin.

Disamping itu, Paman Birin juga mengajak seluruh aparat pemerintahan dan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan agar bersama-sama berdoa kepada Allah, agar Banua Kalimantan Selatan ini selalu terhindar dari musibah dan bencana.

“Mari kita berdoa kepada Allah, karena hanya Allah yang bisa memberikan kedamaian dan juga menghindarkan kita dari marabahaya,” pungkas Paman Birin.

Baca Juga :   BPBD Kotabaru Bentuk 10 Posko Penanggulangan Karhutla

Reporter: Syahri Ramadhan

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here