SOIna Kalsel Kirim 9 Atlet ke Abu Dhabi

1083

KabarKalimantan, Banjarmasin – Spesial Olympic Indonesia (SOIna) Kalimantan Selatan mengirim 9 atlet untuk berlaga di perhelatan akbar olahraga bagi penyandang disabilitas pada Special Olympics World Games (SOWG) 2019 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Special Olympics World Games (SOWG) adalah olahraga bagi para penyandang disabilitas, yang diperuntukkan dalam hal gangguan kognitif dan yang mempunyai IQ 50 – 60 yang sudah ada porsinya masing-masing.

Dengan adanya event SOWG 2019 yang di gelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ini, dapat menjadi momentum dalam meningkatkan kualitas hidup orang-orang yang berkebutuhan khusus.

Mengingat, dari data Kementerian Sosial RI tahun 2014 menunjukkan bahwa, terdapat 6 juta lebih penyandang disabilitas di Indonesia atau 2,45 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor yang dalam sambutannya yang dibacakan Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ahmad Sofiani mengatakan, melihat jumlah penyandang disabilitas ini, Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, telah melakukan berbagai upaya untuk mengakomodir kepentingan penyandang disabilitas, mulai dari penyempurnaan kebijakan terkait disabilitas dan perwujudan infrastruktur di fasilitas umum.

“Penyandang disabilitas merupakan masyarakat yang memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan. Salah satunya, atlet asal Kalimantan Selatan berhasil membawa pulang medali dalam perhelatan Asian Para Games beberapa waktu lalu,” kata Sofiani dalam sambutan tertulis gubernur di Pelepasan Kontingen SOina Kalsel menuju SOWG (Special Olympics World Games) 2019 di Hotel Aria Barito, Kamis (31/1/2019).

Ia menuturkan, dengan keikutsertaan dalam perhelatan olahraga internasional merupakan inspirasi bagi dunia, dan para atlet SOina ini adalah orang-orang yang seharusnya menjadi teladan.

“Bahwa dalam hidup, apapun yang menjadi kekurangan, bukan menjadi halangan untuk kita berkarya dan berkreasi, sedangkan kelebihan yang dimiliki harus mampu untuk dimaksimalkan,” ucapnya.

Ia berpesan, dengan didorong dan semangat juang yang tinggi, para atlet untuk selalu percaya diri, kerja keras, dan terus berinovasi dalam meraih prestasi.

“Insya Allah, Kontingen Kalsel akan berjaya dalam event ini. Jangan menyerah dan terus berjuang untuk menunjukkan yang terbaik dan harumkan nama Indonesia serta Banua,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua SOIna Kalsel, Zulkifli noor mengatakan, keikutsertaan SOIna kali ini atas dasar dari perhatian Gubernur Kalimantan Selatan yang akrab disapa Paman Birin.

Zulkifli menuturkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel sangat memperhatikan para atlet, termasuk atlet disabilitas.

“Hal ini dapat memberi semangat dan motivasi bagi para atlet, agar dapat memberikan yang terbaik di kejuaraan dunia nanti,” kata Zulkifli.

Ia menambahkan, yang akan berangkat dalam event tersebut berjumlah 20 orang, yang terdiri dari 9 atlet, 1 pelatih, 3 Summit, 3 pendamping, 2 medis serta 2 dokumentasi dan publikasi.

“Sembilan atlet tersebut berasal dari Kabupaten Tanah Laut,Tabalong, Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, yang paling banyak dari Tanah Laut,” ucapnya.

Adapun cabang olahraga yang akan diikuti oleh SIona Kalsel yakni, sepakbola puteri, atletik, futsal putera dan puteri, bocce dan bola tangan. “Target kami membawa pulang medali emas, karena tim futsal putera Kalsel memiliki atlet yang menjadi pencetak gol terbanyak waktu Borneo Cup diserawak, November lalu,” katanya.

Para atlet ini akan berangkat pada 8 Maret dan  kembali pada 21 Maret 2019. Rencananya Kalsel akan menjadi tuan rumah dalam ajang Borneo Cup November tahun ini.

“Jadi, sesudah kami mengikuti ajang SOWG ini, kami akan mempersiapkan Borneo Cup November ini, di Banjarbaru,” pungkas Zulkifli.

Syahri Ramadhan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here