Spanduk Berbau Perayaan Valentine Day Diturunkan, Ibnu Sina: Gak Usah Lah Rayakan Valentine Valentinan

659

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin resah dengan adanya beberapa spanduk iklan berbau perayaan valentine day. Para pemilik akhirnya diminta untuk menurunkan.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menegaskan, penurunan spanduk itu dilakukan tidak lain untuk menghindari hal negatif dari perayaan valentine day yang jatuh lada 14 Februari.

“Bukan menolak budaya luar, kalau itu bagus silakan. Tapi kalau negatif? Saya kira semua punya tanggung jawab,” ucapnya di balai kota, Selasa (12/2/2019).

Menurut Ibnu, kekhawatirannya dengan dampak negatif akibat perayaan valentine day tak terlalu berlebihan. Sebab, dari iklan yang dia baca, kegiatan itu sudah mencoba memberi jalan ke arah perbuatan yang bisa saja menjadi hal tak senonoh.

“Misal tarif dinner couple. Artinya dinner sama-sama. Sama siapa dia diner? Kalau sama orangtua ya silakan. Tapi kalau sama pasangannya? What’s next after three? Mau kemana setelah itu mereka? Kan kita tidak tahu,” tegasnya.

Dia melanjutkan, dengan adanya larangan perayaan valentine day, bukan berarti Banjarmasin menutup diri dari pengaruh luar. Akan tetapi yang lebih perlu digarisbawahi menurut  Ibnu, bagaimana cara agar pengaruh luar tersebut bisa terfilter dengan baik.

“Buat lah paket makan malam yang biasa. Promo tarif makannya sekian. Tak perlu dihubungkan dengan valentine,” imbuhnya.

Selain penurunan spanduk, seperti tahun sebelumnya, pemkot juga mengeluarkan surat edaran larangan perayaan valentine day bagi pelajar di Banjarmasin.

“Apalagi di sekolah. Tak usah lah merayakan valentine valentinan,” pungkasnya.

M Syahbani

Baca Juga :   Pendaftar Harus S1, 54 THK2 di Banjarmasin Tak Bisa Ikut Seleksi PPPK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here