Sudian Noor Apresiasi Langkah Percepatan Pembangunan Banua

365

KabarKalimantan, Batulicin – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai peringatan HUT Provinsi Kalsel ke-68 sebagai momentum membangkitkan semangat membangun Banua.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dalam peringatan HUT Provinsi Kalsel ke-68 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Jalan Dharma Praja Gunung Tinggi, Selasa (14/8).

Dalam sambutan tertulis gubernur itu, Sudian Noor memaparkan, sebagai provinsi tertua di Kalimantan, Provinsi Kalsel harus menjadi pionir, mandiri dan terdepan.

Untuk mewujudkan hal itu, tentu diperlukan upaya dan perjuangan bersama seluruh komponen daerah, mengingat para pejuang dan pendiri Provinsi Kalsel sudah berjuang keras mewujudkan cita-cita bersama, yakni berdirinya daerah otonom di bawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita yang hidup di era saat ini harus bertanggungjawab secara bersama-sama untuk memajukan dan mewujudkan Banua yang maju,  mandiri dan terdepan. Kalsel yang sehat, cerdas dan agamis,” beber Sudian Noor.

Baca Juga :   Tanah Bumbu Perkuat Transparansi Dana Desa dan ADD

Selain itu, Kalsel sebagai provinsi tertua di Kalimantan juga harus mampu mendorong peningkatan pemberdayaan sumber daya lokal baik SDA-nya maupun SDM-nya sebagai modal utama dalam pembangunan daerah untuk kesejahteraan masyarakat Banua.

Seiring peningkatan pemberdayaan SDA dan SDm tersebut, lanjut Sudian Noor, perekonomian di Kalimantan Selatan ini juga terus bangkit. Setidaknya, peningkatan itu berada dikisaran 4 persen pertahunnya.

Pada tahun 2017 lalu, pertumbuhan perekonomian Kalsel berada pada angka 5, 52 persen. Dari trend pertumbuhan sektor-sektor ekonomi riil itu, maka diprediksi pertumbuhan akan meningkat di 2018 ini.

“Salah satu parameter pendorong meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kalsel itu adalah meningkatnya produksi padi Kalsel. Berdasarkan data, pada 2018 ini produksi padi Kalsel sebesar 2,4 juta ton, tertinggi untuk produksi padi se-Kalimantan. Bahkan, menjadi terbesar ke-10 se-Indonesia,” terangnya.

Dengan capaian itu lah, Kalsel dipilih pemerintah pusat sebagai tuan rumah Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 yang dipusatkan di Desa Jejangkit Muara, Kabupaten Batola pada Oktober mendatang.

Baca Juga :   Wabup Tanah Bumbu Inspeksi ke RSUD Andi Abdurahman

Langkah percepatan pembangunan daerah yang juga berimbas pada kemajuan Kabupaten Tanah Bumbu itu pun sangat diapresiasi Sudian Noor. Menurutnya, selain percepatan pembangunan infrastruktur di sejumlah kabupaten, Pemerintah Provinsi Kalsel juga turut mengagendakan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung kawasan industri Tanah Laut dan Tanah Bumbu.

“Percepatan pembangunan pendukung kawasan industri di Tanah Bumbu diharapkan memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi serta menyejahterakan masyarakat bumi Bersujud,” pungkasnya.(advertorial)

Slamet Riadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here