Sel. Agu 11th, 2020

Supir Taksi Konvensional Resah di Banjarmasin

1 min read

KabarKalimantan,Banjarmasin – Maraknya taksi berbasis aplikasi di Kalimantan Selatan makin menjepit para taksi konvensional. Sebab, beredar gambar tulisan keluh-kesah supir taksi konvensional yang tertempel di bagian belakang mobil taksi berkelir biru.

Mengutip sepenggal tulisan dari foto yang diunggah, terbesit para supir taksi konvensional menuding operasional taksi aplikasi berbau politik.

Berikut tulisan keluh-kesah supir taksi konvensional: “Jeritan Supir Taxi…!!!”. “Jeritan Anak Istri..!”. “Jeritan Anak Negeri”.

“Kami.. Sopir Taxi Resmi…. Tidak kuasa dari Teknologi Aplikasi. Tidak rela orang – orang kaya dan Penjahat berdasi, yang tidak bisa lagi korupis…! Punya mobil pribadi bisa ikut – ikutan jadi sopir taxi. (Bukan Profesi)”.

“Apakah Ini bisnus politisi petinggi – petinggi negeri ini..?”.

“Tolong lah Pak Jokowi. Tolonglah Paman birin”.

“Tolong dengar Jeritan Piring nasi Anak – anak kami,” begitu coretan yang ditulis memakai spidol hitam dan merah. Masih belum ada konfirmasi asal-usul siapa sosok yang menulis. Satu petunjuk penting soal tulisan itu hanya tertera di nomor polisi mobil taksi: DA 1715.

M. Rizal Khalqi

2 thoughts on “Supir Taksi Konvensional Resah di Banjarmasin

  1. Driver on line adalah orang yg perlu ekonomi .
    Teriakan taxi konvensional adalah teriakan kepentingan sebagian orang yg tidak ingin jatah mereka berkurang. Memonopoli bisnis transportasi.

    Seandainya mereka tahu menjadi driver online bukanlah impian.

    Dulu taxi argo masuk banjarmasin, mereka berkelahi dengan angkot (taxi kuning).

    Dulu kehadiran kalian merebut ekonomi orang tua kami sebagai supir angkot.

    Sekarang kami hadir dan kalian berfikir kami merebut rezeki kalian.

    Itu namanya kalian serakah.

    Rezeki sudah di atur Yang Maha Kuasa

  2. mereka adalah orang2 yg tidak berpikir maju,bisanya cuma mengeluh…saya pernah dengar cerita dari konsumen saya…dipulau jawa bahkan diluar pulau jawa sana ada taksi konvensional yg mau bekerja sama dgn taksi online dgn cara setiap taksi online ngangkut penumpang bayar dgn mreka…bahkan ada jga taksi konvensional yg ikut jadi driver taksi online,smentara mreka nganggur nunggu giliran ngangkut yg msih lama ktax mnding sya narik yg online dulu…dr pda gak ad hsil yg dbwa plg…salut sya sma mreka,krna mreka bpkir mau maju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.