Suripno : BKD Batola Harus Berikan Sanksi Berat pada Hery Sasmita

694

KabarKalimantan, Banjarmasin – Wakil Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalsel Suripno Sumas angkat bicara terkait kasus pemukulan yang dilakukan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Batola Hery Sasmita terhadap H Zainuri pada Kamis (19/7/2018) lalu.

Menurutnya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batola harus bertindak tegas memberikan sanksi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang melakukan kesalahan. “Kalau BKD Batola mau memberikan sanksi, tidak perlu menunggu hasil dari kepolisian. Sanksi polisi dan BKD berbeda,” kata Suripno, Senin (23/7/2018).

Pasalnya,lanjut Suripno, sanksi bagi ASN yang melakukan pelanggaran sudah ditentukan dalam undang-undang terkait pelanggaran ASN.

Menurut pandangannya, tindakan arogansi Hery Sasmita yang telah mencemarkan nama baik Pemerintah Kabupaten Batola itu harus diganjar sanksi yang berat. “Terlebih lagi, selama menjadi ASN yang bersangkutan juga pernah melanggar UU ASN. Jadi, harus diberikan sanksi berat. Kalau sanksi ringan saja, jelas tak akan memberikan efek jera,” jelasnya.

Baca Juga :   Kesbangpol Batola Seleksi Calon Paskibra

Sebelumnya, Hery Sasmita juga sudah pernah berurusan dengan Komisi Apratur Sipil Negara (KASN) karena terlibat dalam pendukungan salah satu politisi di Kabupaten Batola.

Terkait belum ditahannya Hery ini, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini enggan berkomentar. Karena menurutnya hal itu merupakan ranah kepolisian.

Kasus penganiayaan Hery Sasmita terhadap penjaga kubah Datu Abdussamad, Marabahan ini sempat menjadi viral di media sosial.

Tindakan tak terpuji yang dilakukan Hery Sasmita itu pun mendapat komentar miring dari warganet. Sumpah serapah pun dilontarkan warganet terhadap aksi premanisme Hery Sasmita terhadap kakek berusia 58 tahun itu.

Bukan hanya karena kasusnya, tetapi perkataan angkuh Hery Sasmita yang sok jagoan saat melakukan pemukulan pada H Zainuri itu membuat warganet geram.

M Rizal Khalqi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here