Menu

Mode Gelap

Banjarmasin · 11 Jun 2019 09:58 WIB ·

Syarat Seleksi PPDB SMP Bisa Gunakan Surat Keterangan Domisili dari RT


 Syarat Seleksi PPDB SMP Bisa Gunakan Surat Keterangan Domisili dari RT Perbesar

KabarKalimantan, Banjarmasin – Dinas Pendidikan Banjarmasin telah mengeluarkan jadwal pendaftaran regulasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) berbasis Online 2019 untuk SMPN.

Pendaftar PPDB Online 2019 dibuka dari 1-4 Juli, bertempat di seluruh SMPN Banjarmasin. Kemudian untuk hasil pendaftaran diumumkan 8 Juli, dan pendaftaran ulang dilakukan pada 9-11 Juli.

Sedang untuk jalur prestasi tanggal pendaftaran dibuka lebih cepat. Yakini 10-15 Juni 2019. Bertempat di Disdik Banjarmasin.

Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menerangkan, regulasi PPDB Online untuk SMPN 2019 ini memang berbeda dari tahun sebelumnya.

Selain sistem zonasi salah satu tahapannya yang dilalui peserta didik baru yakni seleksi. “Jadi tahun ini ada dua tahap. Zonasi dan seleksi,” ucapnya.

Dalam aturannya, seleksi dilakukan dengan menghitung jarak antara domisili peserta didik dengan sekolah tujuan.

Nah, jauh dekat domisili dengan sekolah inilah yang menjadi penentu tinggi rendahnya peringkat si pendaftaran.

Untuk menentukan jarak tersebut, selain kartu keluarga (KK), peserta didik juga bisa menggunakan surat keterangan domisili dari RT yang sudah dilegalisir oleh kelurahan setempat.

Surat keterangan RT inilah nantinya yang digunakan untuk menerangkan jika peserta didik baru memang benar bertempat tinggal di wilayahnya.

Orang tua atau wali calon peserta didik baru juga harus menandatangani surat pernyataan bermaterai yang menyatakan bahwa data titik koordinat domisili adalah benar. “Supaya kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Totok.

Yang perlu diketahui, KK dan surat keterangan RT hanya berlaku minimal satu tahun terhitung sejak dibuat sampai waktu pendaftaran.

Artinya, apabila saat tanggal pendaftaran dibuka belum KK atau surat keterangan belum sampai masa satu tahun, maka persyaratan itu dianggap tidak berlaku.

Totok memaparkan, untuk tahun ini sistem zonasi dibagi menjadi lima wilayah, disesuaikan dengan jumlah Kecamatan yang ada di Banjarmasin.

Selain itu yang harus dipahami, peserta didik hanya bisa mendaftar di SMPN sezona dengan asal lulusan sekolah. Dengan jumlah pilihan maksimal dua sekolah.

Totok mencontohkan, asal sekolah atau SD si A ada di Banjarmasin Tengah, maka dia hanya bisa mendaftar di SMPN yang ada di Banjarmasin Tengah.

“Semuanya sudah diatur dalam aplikasi PPDB. Siswa tidak mungkin bisa memilih SMPN di luar zona. Karena daftar pilihannya sudah ditentukan,” jelas Totok.

Kemudian, untuk presentasi jumlah peserta didik ditentukan dengan 90 persen untuk jalur reguler, 5 persen prestasi, dan 5 persennya lagi untuk luar daerah.

Reporter: M Syahbani

Baca Juga :   TPS Liar RK Ilir Dikeluhkan, DLH Minta Warga Taati Aturan

Editor: Suhaimi Hidayat

Baca Juga :   Pemkot Diminta Segera Sampaikan KUA/PPAS APBD 2020

Penanggungjawab: M Ridha

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Program Pasar Murah Minyak Goreng dan Gula Tahap 2 Sasar 3 Kecamatan

28 November 2021 - 19:28 WIB

Para Relawan Bersihkan Puing-puing Kebakaran Bangunan Asrama Polsekta Banjarmasin Utara

27 November 2021 - 16:25 WIB

Sebuah Ruko di Bantaran Sungai Kelayan Roboh, Tujuh Orang Nyaris Tertimbun Reruntuhan Bangunan

27 November 2021 - 13:35 WIB

10 Ribu Bibit Ikan Patin Dilepas di Sungai Jelai

26 November 2021 - 12:55 WIB

Peringati Hari Guru 2021, Ini Harapan PGRI Banjarmasin

25 November 2021 - 16:02 WIB

Wakapolda Kalsel Tinjau Kebakaran Asrama Polsekta Banjarmasin Utara

24 November 2021 - 22:02 WIB

Trending di Banjarmasin