Kam. Okt 1st, 2020

Tak Berstatus CNC, 310 Izin Usaha Pertambangan di Kalsel Terancam Dicabut

1 min read

BANJARMASIN, KK – Sebanyak 310 Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kalimantan Selatan terancam dicabut, karena belum berstatus bersih tanpa masalah atau Clean and Clear (CNC).

Status CNC diwajibkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), jika ingin melanjutkan operasional usaha pertambangan di 2017.

“Pihak Kementrian mewajibkan seluruh perusahaan sektor pertambangan mengurus sertifikat CNC sebelum dapat melanjutkan operasional,” ujar Muhammad Amin, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertambangan Kalimantan Kalsel kepada Kabar Kalimantan, belum lama ini.

Ditegaskan dia, ia sudah mendesak pihak perusahaan segera menuntaskan pengurusan sertifikat CNC. Mengingat batas akhir mengurus sertifikat CNC sudah jatuh tempo kemarin (2/1/2017).

Tujuan lain pembuatan sertifikat CNC adalah menghindari terjadinya konflik di kemudian hari yang sering kali melibatkan pihak perusahaan dengan masyarakat sekitar.

Amin menambahkan, meski sejumlah perusahaan masih melengkapi dokumen sertifikasi, namun mayoritas IUP yang belum berstatus CNC disebabkan ada perusahaan yang berhenti beroperasi.

Dibeberkannya, di Kalsel terdapat 640 IUP terbilang besar di sejumlah kabupaten. Tetapi sebagian besar malah belum mengantongi setrifikat CNC.

“Padahal sertifikat itu merupakan syarat utama sebelum dapat melanjutkan operasional dan menghidari konflik,” cetusnya. bbe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.