Tak Sesuai Kesepakatan, Hamli Tuding Ibnu Ingkar Janji

783

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sekdakot Banjarmasin non aktif Hamli Kursani tak bisa lagi bungkam. Dia akhirnya angkat bicara setelah 30 hari proses mediasi antara dirinya dan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina berjalan tak sesuai kesepakatan.

Hamli menuding jika Ibnu telah ingkar janji. Kesepakatan yang sudah ditandatangani oleh ketiga belah pihak, Hamli, Ibnu dan anggota Tim Resolusi dan Monitoring Ombudsman pusat, Ninik Rahayu dalam berita acara mediasi tak dijalankan hingga batas akhir yang ditentukan.

“Sampai sekarang, tak tampak ada itikad untuk melaksanakan kesepakatan tersebut. Beliau ingkar janji,” ucap Hamli saat dihubungu via telepon seluler, Selasa (11/9/2018).

Kesepakatan dibuat setelah Ninik Rahayu menemui Ibnu di balai kota pada 1 Agustus lalu. Proses mediasi pun dilakukan di hotel bintang empat. Ibnu dan Hamli dipertemukan secara diam-diam, Ninik hadir sebagai penengah.

Dalam pertemuan tersebut, tercipta enam kesepakatan, di antaranya Hamli harus meminta maaf atas pernyataan kontroversial yang dinilai telah merendahkan atasan. Kemudian harus meminta maaf kepada Ibnu.

Baca Juga :   Judul Raperda Pembebasan Lahan Direvisi

Sedangkan Ibnu, harus mencabut SK (Surat Keputusan) pembebastugasan untuk memulihkan jabatan Hamli. Sebab, dari hasil pemeriksaan Ombudsman, SK itu telah menyimpang dari prosedur yang ada.

Lantas, mengapa baru sekarang dia angkat bicara? Hamli sempat “menghilang”. Dia jarang terlihat di balai kota. Bertemu awak media pun, Hamli lebih banyak diam. Sering mengelak dari pertanyaan. “Jangan ditanya dulu, nanti saja,” tukas Hamli pernah berucap.

Rupanya, ada satu lagi kesepakatan tak tertulis. Yakni keharusan untuk merahasiakan pertemuan tersebut. “Dulu saya terikat perjanjian untuk merahasiakannya. Sekarang tidak, saya sudah terlepas dari ikatan itu,” imbuhnya.

Jadi, apakah sekarang Hamli kecewa? Menurutnya, ini bukan soal kecewa berat atau ringan. “Bukan soal perasaan, apalagi jabatan. Ini soal memenuhi janji. Apakah beliau berniat melecehkan Ombudsman? Sekarang, silahkan publik yang menilai,” ujarnya.

Ditanya apa tindakan selanjutnya, Hamli menantikan penerbitan rekomendasi dari Ombudsman. “Kabar yang saya dengar, besok rekomendasi itu diterbitkan,” Imbuhnya.

Baca Juga :   BPK Temukan Salah Pelaporan Rp 60 Miliar di Pemkot Banjarmasin

Lalu apakah rekomendasi Ombudsman sudah diterbitkan? Saat dikonfirmasi via pesan singkat Ninik mengatakan Ombudsman masih belum mengeluarkannya. Saat ini pihaknya tengah menjalankan proses lanjutan.

Ombudsman akan meminta keterangan tindak lanjut mediasi yang sudah disepakati antara Hamli dan Ibnu. “Rekomendasi masih belum. Kami sedang menindaklanjuti proses berikutnya meminta keterangan tindak lanjut mediasi,” pungkasnya.

M Syahbani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here