Tak Terima Perbuatan Pelaku, Keluarga Korban Serang Syarifuddin Usai Sidang Perdana

446

KabarKalimantan, Marabahan – Kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka Syarifuddin terhadap Ahmad Berjanji yang terjadi di Dea Balandean Muara, Kabupaten Batola sudah memasuki sidang perdana di Pengadilan Negeri Marabahan, Selasa (3/4/2018).

Dalam sidang perdana yang dipimpin Aji Wiyanto bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ambril Ardi dan Ibnu Sina mengagendakan pemeriksaan terhadap tiga saksi yakni Arbayah, isteri korban, Budiman serta Anang Alus yang menceritakan kronologis terjadinya kasus pembunuhan itu.

Usai mendengar kesaksian dari tiga orang itu, ketua Majelis Hakim pun mengetukkan palunya pertanda sidang ditutup dan akan dilanjutkan dua pekan kedepan.

Setelah sidang selesai, di luar ruang persidangan malah terjadi kericuhan. Ternyata, penyebabnya dikarenakan salah satu saudara dan keponakan korban menyerang terdakwa Syarifudin.

Namun, kericuhan itu dapat diatasi berkat kesigapan aparat Polres Batola yang berhasil mengamankan keadaan sehingga tetap kondusif. Aparat pun mengamankan dua orang tersebut di Polres Batola.

Baca Juga :   Nenek Lana Ditebas Parang di Leher

Perlu diketahui, peristiwa yang menimbulkan korban jiwa ini terjadi di lingkungan Desa Belandean Muara Rt 5 pada Rabu (27/12/2017) pagi, sekitar pukul 08.30 Wita.

Awal kejadian, korban Akhmad Berjanji ke rumah Sekdes Belanden Muara dengan berjalan kaki untuk memotocopy berkas kelengkapan umrahnya, karena pada hari itu akan diserahkan kepada pihak travel.

Setelah selesai memotocopy, Ahmad Berjanji pun langsung pulang menuju ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari rumah Sekdes Belanden Muara.

Saat sedang berjalan tersebut, ia diserang membabibuta oleh Syarifuddin menggunakan senjata tajam jenis pisau. Penyerangan ini tidak lain karena dendam pribadi Syaifudin kepada korban. Akibat beberapa tusukan tersebut, korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah melakukan pembunuhan terhadap tetangganya itu, ia langsung diantar saudaranya Rahman naik perahu untuk menyerahkan diri ke Polsek Berangas, tepatnya ke Pos Pol Terminal Handil Bhakti.
SYAHBANDI

Baca Juga :   Tak Terima Dibuly, MS Tebas Kepala MR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here