Jum. Jul 3rd, 2020

Tanggapi Keluhan Warga, Dinas PUPR Balangan Tinjau Kerusakan Flyover Balangan Coal

2 min read
KabarKalimantan, Paringin – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Balangan bergerak menindaklanjuti laporan masyarakat terkait rusaknya jalan dan fly over di Desa Murung Ilung, Kecamatan Paringin, Selasa (26/5/2020).
Fly over di Desa Murung Ilung yang terletak di ruas jalan lintas provinsi tepatny di wilayah Paringin-Halong tersebut dibangun oleh Balangan Coal pada 2015 lalu. Sehingga untuk pemeliharaannya pun jadi tanggung jawab Balangan Coal.
“Alhamdulillah, respon dari pihak perusahaan menyatakan akan segera melakukan perbaikan. Kami bersama DPRD Balangan akan membantu dalam pengusulan perbaikan selanjutnya ke pihak propinsi,” ujar Kepala Dinas PUPR Balangan Tuhalus didampingi anggota DPRD setempat.
Jembatan ini, lanjut Tuhalus, memang masih masuk wewenang provinsi. Sehingga pihaknya tetap akan membuat surat usulan kepada pihak provinsi untuk perbaikan jalan dan jembatan Desa Murung Ilung tersebut.
“Secepatnya kita akan menyampaikan surat usulan perbaikan jembatan ini kepada pihak provinsi yang sementara dikomunikasikan melalui telepon seluler mengingat pembatasan sosial atas status darurat Covid-19 ini,” tandasnya.
Sementara itu, Manajemen Balangan Coal yang diwakili bagian Humas Bahariawan Siagian tak menampik, pemeliharaan jembatan di Desa Murung Ilung tersebut merupakan tanggung jawab Balangan Coal. Namun, lantaran jembatan itu masih dalam proses serah terima dari pemerintah propinsi, jadi saat ini akan dilakukan perbaikan sementara di media jalan/jembatan yang rusak dengan melalukan pengerasan jalan.
“Hari ini sudah kita lakukan proses perbaikan dengan perbaikan dengan sistem pengerasan dan aspal sementara, tapi masih nyaman untuk dilewati,” ujarnya.
Menurutnya, perbaikan optimalnya dilakukan dengan pengecoran agar lebih kuat dan awet. Nmun karena terkait aturan propinsi, maka pihaknya masih tidak berani melakukan perubahan-perubahan atau modifikasi perbaikan jalan.
“Sebetulnya, serah terima jembatan ini ditargetkan dilaksanakan pada Maret lalu. Namun ditunda karena status darurat Covid-19,” tegasnya.
Saat ini, pihak Balangan Coal masih menunggu putusan serah terima jembatan tersebut dari pihak provinsi. Sehingga selanjutnya untuk perbaikan bisa dilakukan semaksimal mungkin, mengingat sepenuhnya menjadi wewenang Balangan Coal.
Dari pantauan di lapangan, kerusakan jalan dan jembatan Desa Murung Ilung tersebut terdapat di dua titik. Titik kerusakan yang berada di arah Halong ke Paringin ada panjang sekitar 40 Meter dengan lebar 7,5 Meter. Sementara dari arah Paringin ke Halong ada kerusakan sepanjang 25 Meter dengan lebar 7,5 Meter.(adv)
Reporter: FM Hidayatullah
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.