Rab. Agu 5th, 2020

Tekan Hoax, Polri Berikan Edukasi Melalui Literasi Media Bersama Generasi Millenial 

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Peredaran konten hoax melalui media sosial memang sangat meresahkan masyarakat saat ini. Ketersedian aplikasi yang dapat memberikan kemudahan berinteraksi kerap disalahgunakan beberapa oknum yang tidak bertanggungjawab.
Dengan hastag #KalselBersamaLawanHoax, Polri melalui divisi humas mengingatkan masyarakat untuk lebih cerdas dalam memilah, agar dapat terhindar dari paparan berita hoax melalui media sosial.
“Ya, sebagai bentuk tanggung jawab Polri untuk melayani masyarakat, kami berkeliling Indonesia memberikan edukasi terakit hoax,” ucap Kabagdisindig Romulmed Div Humas Polri Kombes Pol Heru Yulianto kepada wartawan usai melaksanakan kegiatan Literasi Media Millenial Anti Hoax bersama Divisi Humas Polri di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Jum’at (21/6/2019).

Dikatkan Heru Yulianto, beberapa cara untuk menekan dan mengantisipasi merebaknya konten dan berita hoax melalui media sosial telah dilakukan Polri, baik dengan kampanye maupun patroli terhadap konten dan akun palsu yang kerap melempar berita hoax ke masyarakat.

Baca Juga :   LSISK Tuntut Polda Kalsel Usut Tuntas Kasus Pembacokan Usman Pahero

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak Kominfo untuk mensuspen atau mendownkan akun yang melempar konten atau berita hoax,” katanya.

Sementara itu, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Uniska Banjarmasin Ambon mengatakan, media sosial bagi masyarakat layaknya kebutuhan primer yang tidak dapat terpisah dari kehidupan sehari-hari.

Melalui smartphone, beberapa aplikasi seperti instagram, whatsapp, facebook, layaknya menjadi menu utama untuk mengabadikan setiap momen. “Mau makan saja harus di upload terlebih dulu di IG. Ini kebiasaan kaum mellenial sekarang. Makanya jangan sampai salah menggunakannya,” katanya.

Dengan adanya kegiatan literasi media ini, Ambon sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan pihak Polri dan jajarannya. Menurutnya, ajakan untuk memerangi hoax tidak harus menunggu arahan dan ajakan, tapi setiap masyarakat wajib membentengi diri dan berpikir cerdas dan bijak dalam menerima berita atau konten yang tersebar di media sosial.

Baca Juga :   Polisi Tangkap Tukang Sate Pengedar Narkoba

“Alhamdulillah, pihak Polri tidak berhenti mengajak masyarakat untuk memerangi hoax. Terus berikan edukasi terkait hoax. Terimakasih Polri,” ungkapnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.