Sab. Jan 16th, 2021

Tempurung Lutut Tergeser, Pemain Barito Ini Diperkirakan Absen Enam Bulan

2 min read

BANJARMASIN, KK – Kemenangan Barito Putera 1-0 atas tamunya Madura United pada laga terakhir Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion 17 Mei, Minggu (18/12/2016) harus dibayar mahal dengan cederanya salah satu punggawa tim berjuluk Laskar Antasari tersebut. 

Adalah Muhammad Aef Maulana, gelandang muda yang sedang naik daun, harus menjadi “tumbal” atas kemenangan itu. Aef yang tampil gemilang malam itu harus ditarik keluar lapangan akibat cedera serius. 

 

 

Cedera didapat Aef setelah dirinya mengalami benturan dengan penjaga gawang Madura United, Joko Ribowo. Menurut salah satu tim medis Barito Putera, Dayan, gelandang energik tersebut menderita dislokasi patellar tempurung lutut yang bergeser pada tempatnya. 

 

“Cedera Aef lumayan serius. Dia menderita dislokasi tempurung, dan sekarang posisinya sudah berada di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Dayan ketika dihubungi wartawan Kabar Kalimantan, Rabu (21/12/2016).

 

Lebih lanjut, Dayan menuturkan diberangkatkannya Aef ke Jakarta guna menjalanai cek MRI, memastikan cedera tersebut apakah akan mempengaruhi karier pemain kidal itu ke depannya. “Dari hasil pengecekan tersebut akan terlihat nantinya apakah Aef harus menjalani operasi atau tidak,” jelas dia.

 

Jika dilihat dari kondisi cedera yang didapat Aef, Dayan memperkirakan pria asal Bandung tersebut harus menepi setidaknya hingga enam bulan. Namun demikian, dirinya tidak menutup kemungkinan sang pemain bisa sembuh lebih cepat dari perkiraan. 

 

Kehilangan Aef jelas sesuatu yang merugikan bagi Barito Putera. Sebab Aef merupakan salah satu pilar andalan di sektor kiri, yang perannya mampu menutupi ketidakhadiran Rizky Pora selama memperkuat timnas. Ia juga kerap jadi penyelamat Barito dengan mencetak gol dan menjadi kreator assist pada laga-laga krusial. 

 

Jelas ini sebuah kerugian Bagi Barito. Aef merupakan salah satu pemain penting dan performanya sedang bagus-bagusnya. Tapi setidaknya Manajemen Laskar Antasari bisa sedikit bernapas lega, karena sekarang sedang libur kompetisi, jadi dia bisa konsentrasi pada proses penyembuhan. mud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.