Ming. Nov 29th, 2020

Terkesan Tebang Pilih, Penyaluran BLT Dana Desa di Sungai Kupang Disoal Warga

2 min read

KabarKalimantan, Kotabaru – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru dianggap tebang pilih oleh masyarakat setempat.

Salah satunya Sapura (48). Warga RT 2 Desa Sungai Kupang ini mengaku kecewa lantaran tak terdata sebagai penerima BLT dana desa itu. Padahal sebelumnya, ia sudah menyerahkan KTP dan KK saat pihak RT melakukan pendataan.

“Rasanya penyaluran BLT ini tidak adil. Kami ini juga terdampak Covid-19. Jangankan dana BLT, batuan PKH ataupun bantuan lainnya juga tak pernah saya dapat,” ujarnya, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, pemerintah sudah jelas mengeluarkan kebijakan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 berupa pemberian BLT. Bahkan, beberapa kriteria penerima BLT pun telah dijelaskan dalam aturan PMK 50/2020. “Namun, kayaknya pihak pemerintah desa seolah tak paham atau mungkin tak menggubris peraturan tersebut,” tandasnya.

Hal yang sama juga dirasakan Sahrudin. Ia juga meganggap penyaluran BLT itu pilih kasih. Pasalnya, orangtuanya yang sudah tidak mampu bekerja harusnya mendapatkan bantuan itu. Tapi kenyataannya berbeda, sama sekali tak mendapatkan bantuan itu.

“Saya rasa orang tua saya sangat layak dan lebih prioritas untuk menerima bantuan itu. Kenyataannya malah warga yang memiliki kebun kelapa sawit bahkan memiliki rumah sewaan yang diberikan BLT itu. Saya harap pihak BPD, camat, dan inspektorat bisa memonitoring dan mengevaluasi penyaluran BLT di Desa Sungai Kupang ini,” ucapnya.

Terkait masalah penyaluran BLT yang dianggap warga tak sesuai peruntukannya itu, Kepala Desa Sungai Kupang Sabrun Noor Patria melalui Kepala Urusan Keuangan Arbianoor mengatakan,  sebelum pihaknya menyalurkan dana BLT kepada warga, pihaknya terlebih dulu melaksanakan dua kali musyawarah desa, yakni pada 30 April dan 20 Mei 2020.

“Untuk pendataan penerima BLT sudah ada petugas kami di lapangan. Kalau masih ada warga yang belum mendapatkan BLT tahap awal ini, secepatnya akan kami evaluasi kembali,” ucapnya.

Reporter: Slamet Riadi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.