Teror Bom di Mapolres Banjarmasin dan Duta Mall 

3443

KabarKalimantan, Banjarmasin – Teror bom kembali terulang di Kalimantan Selatan. Teror bom kali ini di Markas Polresta Banjarmasin dan Duta Mall pada Jumat (14/7/2017). Ancaman dugaan bom sebelumnya di Jalan S Parman, Kota Banjarmasin dan bundaran besar di Kota Banjarbaru.

 

Rekaman yang diterima KabarKalimantan terdengar suara seseorang mengingatkan atas ancaman bom di Duta Mall dan Markas Polres Banjarmasin. Intonasi bicaranya terdengar tergesa-gesa seraya terus merekam suara.

 

“Semua dengerin akulah, sori aku lewat pesan suara malam ini ada isu pengeboman. Ada bom meledak di Duta Mall dan Polresta Banjarmasin, teman-teman yang rumahnya dekat suruh keluar sekarang. Aku baru keluar dari Duta Mall. Doakan enggak ada apa-apa,” kata rekaman suara yang beredar.

 

Kepala Polresta Banjarmasin, Komisaris Besar Anjar Wicaksana membenarkan atas beredarnya isi rekaman itu. Anjar juga menerima salinan rekaman yang sama. “Kami dapat rekaman juga, saat ini sedang ditelusuri pengirim pertamanya siapa,” kata Kombes Anjar Wicaksana.

 

Pantau KabarKalimantan di Duta Mall Banjarmasin, terlihat tim Gegana Polda Kalimantan Selatan sibuk memeriksa setiap sudut mall dan kendaraan di muka pintu masuk dan keluar. Adapun di Mapolresta Banjarmasin dalam kondisi kondusif.

 

“Laporan teror bom sudah kami dapatkan dari jam 16.30 wita, dan jam 17.00 wita kami langsung melakukan rapat dan langsung ke TKP tersebut,” ucap Brigadir Kepala Gede, seorang anggota Sabhara Polda Kalsel saat ditemui di lokasi.

 

Dari hasil penyisiran, polisi tidak menemukan tanda-tanda barang yang mencurigakan dan berpotensi meledak.
“Mulai jam 19.00 wita sampai sekarang tidak ada tanda-tanda barang yang mencurigakan di dalam Duta Mall maupun kendaraan saat memasuki tempat perkara,” kata Gede.

Seorang pengujung Duta Mall, Andi mengapresiasi kesigapan polisi dalam merespons​ potensi ancaman bom. Ia berharap tidak ada lagi teror-teror di tengah masyarakat.

“Teror – teror bom seperti ini yang meresahkan masyarakat,” ujar Andi.

Adapun seorang anggota intelijen Kodim 1007/Banjarmasin menambahkan, “Teror ini bisa jadi hanya untuk meresahkan masyarakat, Polri dan TNI khususnya di Kota Banjarmasin.”

Reporter : M. Syahbandi  l  Diananta P. Sumedi 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here