Terus Bergerak Membangun Kesehatan Masyarakat Banua

8

KabarKalimantan, Banjarmasin – Di momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional, insan kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan terus mempertahankan komitmen dan keteguhan memberikan pelayanan kesehatan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Sebagai ujung tombak dalam menyukseskan pembangunan kesehatan di daerah, baik pembangunan kesehatan nasional maupun pembangunan kesehatan di daerah, puskesmas dan tenaga kesehatan di dalamnya harus mengambil peran mencerdaskan masyarakat untuk hidup sehat, dengan secara aktif dan terus menerus melakukan promosi prilaku hidup bersih dan sehat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dalam sambutan tertulisnya  yang dibacakan Asisten I bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Siswansyah di Puncak Peringatan HAri Kesehatan Nasional ke 55 tahun 2019 di Ballroom Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Rabu (20/11/2019) malam.

Ia mengatakan, tiga pilar pembangunan kesehatan masa tugas kabinet Indonesia Kerja 2015-2019, terus dilanjutkan bersamaan dengan pembangunan kesehatan saat ini.

Baca Juga :   Usung H Abidin di Pilgub 2020, Gerindra Kalsel Ingin Figur Alternatif

“Kita tetap bergerak melanjutkan perjuangan paradigma sehat, penguatan akses pelayanan kesehatan, serta penyediaan biaya jaminan kesehatan nasional,” kata Siswansyah dalam sambutan Gubernur yang akrab disapa Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, M Muslim mengatakan, indeks pembangunan kesehatan di Kalsel mengalami peningkatan.

Ia menuturkan, penilaian indeks pembangunan kesehatan yang  diukur setiap 5 tahun sekali, Kalimantan Selatan berada diposisi 31 dari 33 provinsi di tahun 2013. Peringkat itu mengalami peningkatan indeks dengan menduduki posisi ke-24.

“Jadi ada kenaikan, walaupun kita masih di bawah nasional. Namun mendapat apresiasi dari pusat karena adanya progres,” kata Muslim.

Ke depan, pihaknya berupaya menurunkan stunting, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, meningkatkan cakupan dan mutu imunisasi, mencegah penyakit tidak menular dan mengeliminasi penyakit menular.

“Lima prioritas itu yang harus diselesaikan. Untuk memaksimalkannya kami menggandeng para akademisi, tokoh masyarakat dan pemuka agama, bahkan mendorong dan melibatkan organisasi kepemudaan,” kata Muslim.

Baca Juga :   6.000 Karateka Banua Pecahkan Rekor MURI

Dalam puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan penghargaan kepada insan kesehatan atau pemerhati kesehatan yang berjasa meningkatkan kesehatan didaerah untuk pembangunan kesehatan.

Penghargaan diberikan kepada  9 tenaga kesehatan strategis seperti dokter, dokter gigi, perawat, bidan, gizi, kesmas, laboraturium dan kesehatan lingkungan serta kader dan uks,  pos bindu dan tokoh yang mampu mengembangkan pengobatan tradisional.

“ Jadi paling tidak ada 13 kategori, ini upaya kita untuk memberikan motivasi,”pungkas Muslim.

Reporter: Syahri Ramadhan

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here