Sab. Nov 28th, 2020

Tidak Hanya Perhatikan Kesejahteraan Anak Yatim, Janda dan Guru Ngaji, ZR Juga akan Sejahterahkan Guru Honorer

2 min read

KabarKalimantan, Batulicin – Kunjungan ke desa-desa dalam kampanye terbatas yang digelar calon bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu (Tanbu) terus serap keluhan masyarakat.

Kali ini, paslon nomor urut 3 ini mengunjungi desa-desa yang ada di Kecamatan Mentewe. Ada 4 desa yang dikunjungi yakni Maju Mulyo, Sido Mulyo, Mentewe dan Dukuh Rejo, Minggu (22/11/2020).

Calon Bupati Tanbu Zairullah Azhar didampingi tim koalisi dan tokoh pengusaha di Tanah Bumbu, H Paijan atau Pa’le, selalu menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat.

Di dialog tersebut, warga pun memberikan dukungan kepada paslon yang bergelar ZR ini. Misalnya saja di desa Sidomulyo, Mari (49) memberikan dukungan penuh kepada Zairullah – Rusli.

“Kami siap mendukung pa Zairullah Azhar. Kami tahu beliau itu amanah dan sudah tahu sepak terjangnya. Jadi kami pilih pa Zairullah,” katanya.

Namun bila nanti terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tanbu, warga hanya berharap agar desanya lebih diperhatikan lagi, terutama akses jalan raya. “Cuma itu harapan kami bila nanti pak Zairullah terpilih. Kami sudah siap mendukung ZR,” katanya.

Sementara itu, Wiji seorang guru ngaji yang sudah puluhan tahun mengajar itu, ternyata juga tak memiliki honor. Sehingga menjadi keprihatinan dari Zairullah Azhar untuk kesejahteraan guru ngaji.

Sementara itu, seorang perempuan di Desa Mentewe, juga sempat berdiskusi terkait honor guru SD di wilayah Mentewe itu yang masih sangat minim. “Honor kami hanya Rp 500ribu saja perbulannya pa, syukur-syukur nantinya bila bisa ditingkatkan,” ungkapnya.

Sementara iru, Zairullah Azhar, seperti di kampanye sebelum-sebelumnya telah menyiapkan program pemeratan pembangunan dan kesejahteraan anak yatim, janda-janda dan guru-guru ngaji.

“Ini komitmen kami, ZR akan memberikan kesejahteraan kepada anak yatim, janda tua dan muda, serta guru-guru ngaji. Ini penting, karena setelah saya tak lagi menjabat sebagai bupati, semua hak-hak ini tidak adalagi, makanya akan kita kembalikan lagi,” katanya.

Selain masalah itu, kesejahteraan guru honor juga perlu ditingkatkan. Sebab, saat ini honor yang mereka terima, masih sangat minim, padahal tugas mereka mendidik anak-anak generasi penerus.

“Insya Allah, honor mereka itu akan kita tingkatkan untuk kesejahteraan guru-guru anak kita dan cucu kita. Mereka harus disejahterahkan,” tandasnya.

Reporter: Slamet Riadi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.