Tiga Bulan Tak Terima Upah, Buruh Perusahaan Unjuk Rasa

1466

KabarKalimantan, Banjarmasin – Unjuk rasa kembali terjadi di depan Gedung Dewan, Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin, Kamis (18/7/2019) siang. Puluhan pekerja mengatasnamakan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mengaku hak mereka belum dipenuhi perusahaan.

Pendemo terdiri dari buruh dua perusahaan di Kalsel. Pekerja PT Borneo Murni Sakti Chemical, upah mereka tidak sesuai UMP. Pembayarannya pun dicicil. Iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan tidak dibayar lagi oleh perusahaan. Bahkan ada satu karyawan yang meninggal, perusahaan juga tidak melakukan pembayaran.

Sedangkan di PT Kalimantan Agung, upah karyawan belum dibayar sejak tiga bulan terakhir. BPJS kesehatan hanya sebagian kecil saja yang diikutsertakan. BPJS Ketanagakerjaan pun tidak dibayar, sedang gaji sudah dipotong.

Tidak hanya itu, mereka melihat ada kejanggalan pada lembaga kerja sama (LKS) TRIPARTIT dan Dewan Pengupahan Provinsi Kalimantan Selatan. “Permasalahan verifikasi,” ucap Ketua DPW FSPMI Kalsel Yoeyoen Indharto.

Baca Juga :   12 Pekerja Migas Pertamina Kepergok Berjudi di Balangan

Keluhan pengunjukrasa ditanggapi wakil rakyat. Anggota DPRD Kalsel datang menghampiri masa FSPMI.

Anggota Komisi IV DPRD Kalsel Haryanto mengutarakan, persoalan ketenagakerjaan di Kalsel memang rentan. Akar masalahnya adalah pada pengawas ketenagakerjaan.

“Kalsel hanya punya 50 lebih pengawas ketenagakerjaan. Sedangkan perusahaannya ada banyak sekali,” ucap Haryanto.

Terkait tuntutan FSPMI, wakil rakyat akan segera menyelasaikan. Agustus nanti, perusahaan akan dipanggil ke Rumah Banjar.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here