Sel. Agu 11th, 2020

Tiga Pilar Kalsel Kunjungi Kampung Tangguh Banua Desa Mekar Jaya

2 min read

KabarKalimantan, Batulicin – Ratusan warga Desa Mekar Jaya terlihat sangat antusias menyambut kunjungan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setdaprov Kalsel, Kapolda Kalsel, Dandrem 101/ Antasari, serta Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan dan Kabupaten Tanah Bumbu, di Kampung Tangguh Banua Desa Mekar Jaya, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (25/6/2020) sore.

Dalam sambutannya, Asisten 1 bidang Pemerintahan Provinsi Kalsel H Sugian Nurbah mengatakan, pihaknya sudah mengunjungi dua kampung tangguh yang ada di Kabupaten Tanah Laut, kemudian dua kampung tangguh di Tanah Bumbu dan besok rencananya akan mengunjungi dua kampung tangguh lagi yang ada di wilayah Kabupaten Kotabaru.

“Semoga dengan adanya kampung tangguh di desa-desa dalam wilayah Provinsi Kalsel ini dapat membantu ketahanan pangan di daerah setempat,” sebut Sugian.

Pada kesempatan itu, Pemprov Kalsel juga menyerahkan bantuan 3.000 bibit tanaman serta 101 paket sembako kepada relawan Covid-19 yang bertugas di Posko Kampung Tangguh Banua Desa Mekar Jaya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Tanah Bumbu H Sudian Noor mengaku sangat bangga dengan adanya Kampung Tangguh Banua yang masuk dalam skala tingkat Provinsi Kalsel. “Semoga Kampung Tangguh Banua ini dapat berjalan terus menerus, walaupun saat wabah Covid-19 sudah berlalu nanti,” katanya.

Tak hanya itu, Sudian Noor juga yakin, Kampung Tangguh Banua yang ada di Desa Angsana ini tidak perlu diragukan lagi ketangguhannya, karena sudah menjalankan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan Covid-19.

Terpisah, Kepala Desa Mekar Jaya  Wiyono Setiawan melalui Sekretaris Desa M Rifai mengatakan, berdirinya Kampung Tangguh Banua Desa Mekar Jaya inu berkat sinergitas pemerintah daerah dengan desa, instansi terkait serta adanya bantuan dari perusahaan tambang batubara, perkebunan kelapa sawit, tim relawan dan juga keterlibatan masyarakat setempat.

“Hampir 70 persen warga Desa Mekar Jaya ini memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam sayur-sayuran dengan pola Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang sudah berlangsung sejak 2013 lalu agar ketahanan pangan di daerah ini dapat terpenuhi,” katanya.

Reporter: Slamet Riadi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.