Jum. Feb 28th, 2020

Tiga Poin lagi, Batola Raih Predikat BB

2 min read

KabarKalimantan, Bali – Masyarakat Barito Kuala patut berbangga dengan perolehan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pada tahun 2019 ini. Nilai SAKIP Batola 2019 meningkat 6 poin dan mendapat nilai B.

Nilai SAKIP Batola 2019 tersebut diserahkan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) melalui Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor kepada Bupati Barito Kuala Hj Noormiliyani AS, di Nusa Dua, Bali, Senin (27/1/2020).

Dengan raihan yang sangat signifikan yaitu 6 poin dengan kenaikan menjadi 67 poin di 2019 itu, Barito Kuala hanya kurang 3 poin dari Kota Banjarmasin dan HSS yang mendapat nilai BB.

Pemkab Barito Kuala memang terus berbenah dan terus melakukan evaluasi internal kinerja triwulan agar lebih efisien anggaran, dan penyesuaian SOTK berbasis kinerja dan sesuai dengan visi misi Barito Kuala. Sehingga diharapkan Barito Kuala dapat mendapat nilai SAKIP BB tahun depan.

Bupati Barito Kuala Hj Noormiliyani berpesan kepada seluruh pimpinan SKPD agar berkomitmen menerapkan SAKIP secara sungguh-sungguh dan menindaklanjuti hasil evaluasi SAKIP 2019 ini agar dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

“Saya minta pimpinan SKPD dapat bersungguh-sungguh menerapkan SAKIP dan menerapkan hasil evaluasi SAKIP 2019,” terang Bupati.

Sementara itu, Kepala Organisasi Sekretariat Daerah Barito Kuala H Ibadurrahman menambahkan, untuk mencapai nilai BB di tahun 2020 Barito Kuala harus banyak berbenah, mulai dari sisi perencanaan terkait sinkronisasi perencanaan dari RPJMD, RESTRA, dan RENJA program kegiatan sampai penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Kemudian, dari sisi efektivitas maupun efeisiensi dari program kegiatan beserta efesiensi penggunaan anggaran agar sesuai dengan visi misi daerah. “Program kegiatan harus difokuskan pada kegiatan yang mendukung visi dan misi daerah,” tegasnya.

Sehingga, lanjutnya, anggaran yang terbatas dapat fokus pada program-program yang mendukung visi dan misi RPJMD. Selain itu juga harus adanya evaluasi internal di masing-masing SKPD secara periodik setiap triwulan terkait capaian kinerja dari masing-masing SKPD termasuk capaian kinerja eselon II, III, dan IV.

Selain itu, Ibadurrahman juga menegaskan, untuk memiliki nilai yang tinggi pada SAKIP 2020, perlu adanya penataan organisasi perangkat daerah yang berbasis kinerja agar mendukung capaian visi misi Barito Kuala 2018-2022.

Reporter: Mahmud Shalihin

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.