Tim Adipura Sambangi Sejumlah Titik di Marabahan

460
Wakil Kepala SMAN 1 Marabahan, Asmawati setelah menerima tim Pemantau P1 Adipura Ekoregion Kalimantan, Jumat (1/12/2017). Redkal.com/ Diananta

KabarKalimantan, Marabahan – Tim Pemantau P1 Adipura Ekoregion Kalimantan melakukan penilaian terhadap sejumlah titik untuk menilai kebersihan lingkungan di Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Jumat (1/12/2017). Mereka terdiri atas enam orang yang blusukan ke sekolah-sekolah, Puskesmas Marabahan, lingkungan perumahan, instansi pemerintahan, dan RSUD Abdul Aziz.

Seorang anggota Tim Pemantau P1 Adipura, Hergus Kurniawan, mengatakan tim mesti menilai komitmen dan tingkat kebersihan lingkungan di setiap titik yang sudah ditentukan. Ia mencontohkan penilaian kebersihan di SMAN 1 Marabahan dan SMPN 3 Marabahan.

Di sana, kata Hergus, tim melihat secara teliti setiap sudut sekolahan, seperti toilet, ruang kelas, pepohonan, kebersihan lingkungan, dan bank sampah. Bersih atau tidaknya tempat-tempat itu mencerminkan komitmen dan upaya pihak sekolah dalam menjaga kebersihan lingkungannya.

“Kami memantau sekolahan, rumah sakit, puskesmas, dan tempat-tempat publik. Yang sekolah ini termasuk Adiwiyata, ada lima sekolah yang dipantau,” kata Hergus Kurniawan usai memantau SMPN 3 Marabahan.

Baca Juga :   Batola Gelar Musrenbang Secara 'Maraton'

Untuk kebersihan tingkat sekolah di Kota Marabahann, tim menyambangi SMKN 1 Marabahan, SMAN 1 Marabahan, SMPN 1 Marabahan, SMPN 3 Marabahan, dan SDN 2 Ulu Bentang. Menurut dia, penilaian ini bertujuan menciptakan lingkungan bersih, aman, sehat, dan rapi.

“Yang dinilai aspek lingkungan, seperti cara pengelolaan sampah, sarana pengolahan sampahnya, dan edukasi siswa-siswinya terhadap lingkungan. Ya ini poin plusnya,” Hergus melanjutkan.

Wakil Kepala SMAN 1 Marabahan, Asmawati, menuturkan para guru dan siswa telah aktif berkolaborasi menjaga kebersihan lingkungan sekolahan. Sebab, menurut dia, tenaga pendidik selalu menanamkan budaya bersih dan cinta lingkungan kepada peserta didik SMAN 1 Marabahan.

Selain itu, Asmawati mengatakan SMAN 1 Marabahan sudah membentuk bank sampah yang berfungsi meraup rupiah dari pengelolaan sampah di lingkungan sekolahan. Sebagian sarana kebersihan juga kontribusi dari PT Adaro Indonesia dalam bentuk tempat sampah.

“Tim penilai Adipura tadi menilai kebersihan dengan melihat toilet, taman sekolah, bank sampah, dan lingkungan secara umum. Kami, guru dan siswa memang rutin gotong royong menjaga kebersihan di lingkungan sekolah,” ujar Asmawati.

Baca Juga :   Cuaca Panas Disertai Angin KEncang Jadi Penyebab Api Semakin Besar

DIANANTA PUTRA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here