Tingkatkan Jumlah Kepesertaan, BPJS Kesehatan Gandeng Baznas

619

KabarKalimantan, Banjarmasin – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Banjarmasin terus melakukan terobosan untuk meningkatkan jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Banua.

Terbaru, BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memberikan 500 kartu JKN-KIS pada masyarakat kurang mampu di Kota Banjarmasin.

“Ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan jumlah kepesertaan JKN-KIS pada masyarakat kurang mampu di Kota Banjarmasin yang belum bisa dicover oleh pemerintah daerah maupun pusat,” ucap Kepala BPJS Kesehatan M Fakhriza disela penyerahan Kartu JKN-KIS pada kegiatan Launching E-Warong di Kecamatan Banjarmasin Tengah, Senin (27/8/2018).

Ia menjanjikan, ke depannya kerjasama seperti Baznas akan dikembangkan di Kota Banjarmasin, baik dengan lembaga sosial maupun perusahaan swasta. Kerjasama ini sendiri berupa bantuan pembayaran JKN-KIS kepada masyarakat tidak mampu.

“Untuk data penerima bantuan JKN-KIS sendiri, lembaga sosial maupun perusahaan swasta jangan khawatir. Karena kami akan bekerjasama dengan Dinas Sosial agar mereka yang mendapatkan subsidi Kartu JKN-KIS memang benar-benar tepat sasaran,” ungkapnya.

Baca Juga :   Walikota Banjarmasin Dukung Gerakan Asperindo

Saat ini data yang pihaknya miliki, jumlah kepesertaan JKN-KIS di Kota Banjarmasin masih mencapai 75 persen dari jumlah penduduk. Padahal ditargetkan pada 2019 mendatang jumlah kepesertaan JK-KIS harus tembus 99 persen.

“Karena itulah ke depannya kami akan terus berupaya menggandeng banyak pihak agar bisa bersama-sama mendorong kepesertaan JK-KIS lebih meningkat dan sesuai harapan,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, mengimbau agar perusahaan swasta di Kota Banjarmasin mempergunakan dana sosialnya dalam membantu meningkatkan kepesertaan JKN-KIS di Kota Banjarmasin.

Dengan membantu masyarakat tidak mampu memperoleh kartu JKN-KIS, maka tentunya bisa membuat masyarakat kurang mampu bisa mengakses layanan kesehatan secara berkualitas.

“Pemkot Banjarmasin tidak bisa sendiri untuk mengover sepenuhnya masyarakat kurang mampu bisa menikmati fasilitas kesehatan di JKN-KIS. Karena itulah kita memerlukan sektor swasta untuk ikut berkontribusi,” pungkasnya.

Baca Juga :   Pemkot Diminta Kelola Aset Bergerak 

 Arif Rahman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here