Jum. Feb 21st, 2020

Tingkatkan Pemahaman Penurunan Lokus Stunting, DKBP3A Gelar Pelatihan BKB

1 min read

KabarKalimantan, Batulicin – Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Tanbu menggelar pelatihan kader Bina Keluarga Balita (BKB) di Aula Soraja Hall, Hotel Ebony, Batulicin, Selasa (28/1/2020).

Pelatihan yang diikuti 140 peserta yang terdiri dari dokter, bidan, penyuluh keluarga berencana dan para kader BKB desa yang menjadi lokus stunting itu dibuka langsung Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor, dan menghadirkan narasumber dari BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala DKBP3A Tanah Bumbu Narni mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pemahaman, sikap, perilaku, serta keterampilan ibu hamil, ibu yang memiliki anak usia 0-12 bulan, 13-24 bulan tentang pola pengasuhan 1.000 hari pasca kehamilan. “Peserta juga mendapatkan materi tentang upaya penurunan angka stunting di Tanbu,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor mengatakan, peran penyuluh KB dan kader BKB sangatlah penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu, terutama di bidang kesehatan masyarakat dalam pencegahan stunting.

Ia menjwelaskan, saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami secara penuh tentang stunting, bagaimana tanda-tandanya dan cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.

Menurutnya, pelatihan sejenis hendaknya tidak hanya untuk para ibu hamil atau yang memiliki anak, namun juga diberikan kepada calon ibu guna memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pencegahan stunting.

“Kita harus fokus bagaimana mencetak anak-anak yang berkualitas, tentunya anak-anak yang cerdas. Bagaimana mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu juga bisa diterapkan pada desa masing-masing,” ucapnya.

Reporter: Slamet Riadi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.