Sel. Mar 31st, 2020

TP-PKK Kotabaru Serius Kaji Pemanfaatan Lahan Pekarangan

2 min read

KabarKalimantan, Kotabaru – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kotabaru nampaknya sangat serius dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bumi Saijaan.

Buktinya, Ketua TP-PKK Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Tanah Bumbu, Rabu (29/8).

Kunjungan ke desa yang pernah menjuarai lomba Halaman, Asri, Teratur, Indah dan Nyaman bersama PKK (HATINYA-PKK) tingkat nasional.

Keberhasilan Desa Batulicin Irigasi menjuarai lomba HATINYA PKK itu rupanya tak lepas dari peran warganya yang telah berhasil memanfaatkan lahan pekarangan rumah, dengan menanami berbagai tumbuhan secara baik sehingga memberi nilai ekonomis untuk menunjang kebutuhan ekonomi keluarga.

“Nah, itulah tujuannya kenapa kami berguru ke Desa Batulicin Irigasi ini. Kami ingin mempelajari secara teknis pemanfaatan lahan pekarangan rumah,” jelas Fatma Idiana.

Ia mengaku, terkesan dengan Desa Batulicin Irigasi yang warganya bisa memanfaatkan lahan pekarangan rumah dengan menanaminya berbagai macam tumbuhan dan tanaman toga.

Baca Juga :   Limbah Perusahaan Kelapa Sawit PT BLL Cemari Sungai Cantung

“Desa Batulicin Irigasi ini menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pemanfaatan lahan pekarangan rumah. Semua warganya mempunyai pekarangan di depan rumah yang ditanami jenis tumbuhan bernilai ekonomis,” bebernya.

Lebih jauh, Fatma Idiana memaparkan, di Desa Batulicin Irigasi ini juga sekarang sedang dibangun rumah singgah bagi yang ingin melakukan study banding terkait pemanfaatan lahan pekarangan.

Adapun tanaman yang berhasil dibudidayakan itu di antaranya berupa sayur-sayuran dan buah-buahan, seperti sawi, seledri, daun bawang, pare, kubis, daun selada, kemangi, bayam, cabai, gambas, serai ,tomat, jeruk nipis, mangga, dan lain sebagainya.

“Sedangkan untuk tanaman obat-obatan yang ditanam seperti lengkuas, jahe, kunyit, kencur dan lainnya yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan jamu tradisional,” pungkasnya.(advertorial)

Ardiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.