Sen. Jul 13th, 2020

TPID Optimis Serapan Beras Lokal Cukup

1 min read

KabarKalimantan, Banjarbaru – Tingginya angka produksi pangan di Kalimantan Selatan menjadi satu dari sekian banyak daerah yang menjadi pasokan stabilisasi harga beras.

Hal tersebut terpaparkan pada Kegiatan Pelaksanaan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium Tahun 2019, Kamis (3/1/2019), kemarin.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang juga sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalukan pelepasan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium 2019 didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan Herawanto.

“Beras tentu sebagai komoditas utama. Ini menjadi perhatian TPID, selain bawang merah dan angkutan udara. Upaya pengendalian inflasi termasuk dalam program kerja roadmap pengendalian inflasi daerah Kalsel 2019-2021,” katanya.

Diterangkan dalam roadmap TPID, sejumlah langkah jangka pendek dan panjang ditetapkan. Di antaranya memperbesar porsi serapan beras lokal oleh bulog baik dalam skema penugasan atau pola komersil.

Baca Juga :   Lagu Bunga Mawar Merah, Sinyal Paman Birin-Wahid Menuju Pilkada 2020?

“Lalu mengoptimalkan pencetakan lahan sawah baru sebagai perwujudan salah satu lumbung padi nasional. Sebagaimana yang telah ditetapkan di Desa Jejangkit di kegiatan Hari Pangan Sedunia. Tindakan preemptive kenaikan harga melalui monitoring HET dan optimalisasi Pasar Murah (PM) dan Operasi Pasar (OP). Baik itu sebelum dan saat hari besar keagamaan dan nasional (HBKN) di setiap kabupaten/kota,” paparnya.

Ananda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.