Truk Batubara Banyak Melintasi Jalan Umum Provinsi

400
Truk pengangkut batubara bebas melewati jalan raya di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru. Redkal.com/ Slamet

KabarKalimantan, Batulicin – Truk engkel pengangkut batubara agaknya masih marak melintasi jalan umum provinsi di ruas Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru sampai Pelabuhan Satui Bara Tama, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Fakta itu mengkonfirmasi aparat belum menindak tegas terhadap pelanggar aturan. Pemprov Kalsel sudah menerbitkan Perdan Nomor 3 Tahun 2012 tentang Angkutan Jalan Umum.

Pantauan KabarKalimantan, aktivitas truk seperti itu kian mempercepat kerusakan badan jalan umum, karena berat muatan mencapai puluhan ton. Lebih ironis, sebagian batubara berguguran di sepanjang jalan raya dan membahayakan pengendari lain.

Kepala Satlantas Polres Tanah Bumbu, AKP Novy Adi Wibowo, Selaasa (24/10/2017), berjanji segera menindak tegas terhadap angkutan batubara yang melintasi jalan umum.

Kepala Dinas Perhubungan Tanahbumbu, Eryanto Rais, mengaku pernah merazia angkutan batubara di daerah Karang Bintang. Namun, ia belum berhasil membutikan pelanggaran itu.

Baca Juga :   Wartawan Tanbu Turun ke Jalan Galang Dana untuk Korban Gempa Palu

Eryanto akan tegas menindak kalau memang ada laporan pelanggaran angkutan hasil tambang batubara. Dishub juga akan melaporkan hal itu ke tim Gakum Provinsi Kalsel karena sangat berwenang terkait penegakan Perda Nomor 3 Tahun 2012.

Adapun Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalsel, Achmad Sofiani, belum merespons konfirmasi KabarKalimantan lewat telepon dan pesan singkat.

Menurut hemat penulis, ada dua pelanggaran terhadap hak publik atas aktivitas angkutan batubara tersebut. Bentuk pelanggaran yang dimaksud seperti mengambil jalan umum yang bisa mengakibatkan kecelakaan, kemacetan, kerusakan jalan, dan serta polusi udara. Kemudian, terganggunya hak keselamatan publik dalam menggunakan jalan umum.

SLAMET RIYADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here