Tutupi Selisih Kurang APBD, DPRD Kalsel akan Awasi BUMD

1416

KabarKalimantan, Banjarmasin – DPRD Kalimantan Selatan punya rencana untuk mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selama enam bulan berjalan pada 2019.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kalsel H Burhanuddin. Selisih kurang yang terjadi pada APBD 2019 sebesar Rp 65 M perlu ditutupi. Target itu diharapkan bisa dicapai melalui optimalisasi kinerja semua unit BUMD Kalsel.

Menurutnya rencana dalam program kegiatan dan nota keuangan yang disampaikan awal tahun kepada DPRD bisa direalisasikan pada akhir tahun nanti. Terutama menutup selisih kurang yang disebabkan belanja dan pendapatan dalam APBD.

Ia menjelaskan, evaluasi BUMD itu nanti diserahkan ke Komisi terkait. “Karena disuruh atau tidak Komisi II harus melakukannya untuk membantu eksekutif,” ujar Burhanuddin,” kata Burhanuddin, Rabu (10/7/2019).

Burhanuddin juga Ketua Badan Anggaran (Banggar). Ia mengakui, eksekutif mengajukan RAPBD senilai Rp6,3 triliun pada awal tahun. Banggar pun sudah menyetujui angka tersebut.

Baca Juga :   Menekan Golput, DPD Partai Golkar Kalsel Lakukan Silaturahmi dan Tatap Muka

“Saya tegaskan sekali lagi, nanti Komisi II sebagai leading sektor bidang ekonomi untuk melaksanakan evaluasi kepada BUMD ini,” ujar Burhanuddin.

Pemprov Kalsel telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak enam kali berturut-turut. Menurut Burhanuddin hal itu tentu membanggakan. Prestasi gemilang tersebut harus terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi.

“Karena itu dewan juga terus mendorong eksekutif dapat meningkatkan kinerjanya. Di antaranya menindaklanjuti sejumlah rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan (LPPA) APBD 2018 yang sudah diselesaikan Pemerintah Provinsi,” ucapnya.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here