Menu

Mode Gelap

Seni Budaya · 13 Feb 2020 11:11 WIB ·

Ujian, Pentas “Nyanyuk” Kembali Digelar


 Ujian, Pentas “Nyanyuk” Kembali Digelar Perbesar

KabarKalimantan, Banjarbaru – Pertunjukkan musik “Nyanyuk” karya Lupi Anderiani akan kembali dipentaskan pada Sabtu (15/2/2020) mendatang. Kali ini pergelaran ditujukan untuk ujian.

Lupi Anderiani masih terdaftar sebagai mahasiswa penciptaan musik di pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Untuk menyelesaikan studi S2 tersebut, Lupi mesti menggelar karya orisinil.

“Nyanyuk” sejatinya sudah pernah digelar pada pergelaran musik Banua Maniti Ilun di Panggung Terbuka Bahtiar Sanderta, Taman Budaya Kalsel, Banjarmasin, Sabtu (20/7/2019) malam lalu. Karya ini pun digarap ulang. Rencananya, pentas dilaksanakan di Mess L Banjarbaru.

Baca Juga :   Taman Budaya Kalsel Dukung Penuh Pelaksanaan Hari Teater Sedunia 2017

Lupi Anderiani menjelaskan, tema nyanyuk diangkat dari fenomena-fenomona yang terjadi dimasyarakat sekarang ini. Seperti berita tentang peristiwa pembunuhan, pemerkosaan, perampokan, korupsi, dan berbagai tindak kriminal, juga bencana sosial-budaya yang terus bermunculan di koran, televisi, hingga internet.

“Hal ini menunjukkan banyak orang yang terganggu kejiwaannya: stress, mudah marah, tidak bisa mengendalikan diri, tidak mampu melakukan tindakan yang baik, tidak memikirkan kehidupan jangka panjang,” katanya.

Baca Juga :   RUU Permusikan Dinilai Rentan Marjinalisasi

Selain itu, menurut Lupi masyarakat juga dijejali banyak berita bohong (hoax) yang bisa menggiring pendapat, menimbulkan kebingungan, dan keresahan. Banyak orang tidak bisa membedakan berita yang benar dan tidak benar.

“Faktor ekonomi menjadi pendorong utama berbagai aktifitas masyarakat modern. Permasalahan ekonomi yang dihadapi masyarakat menggerus nilai-nilai sosial-budaya yang sudah dibangun lama hingga terjadi krisis nilai dan identitas,” ujarnya lagi.

Lupi mengungkapkan, dalam bahasa Banjar, gambaran situasi yang kacau dan membingungkan ini diungkapkan dengan istilah “nyanyuk”. Nyanyuk merupakan gejala psikologis akibat banyak persoalan yang belum mendapatkan jalan keluar sehingga menjadi beban pikiran, menimbulkan kebingungan.

Baca Juga :   Proyek Film Antasari Rp 2,9 Miliar, Sahbirin Noor: Kecil

“Orang yang sedang nyanyuk biasanya ditandai dengan ekspresi wajah linglung, meranyau (berteriak-teriak tidak karuan), dan pelupa (misalnya mencari barang yang sedang dipegang). Nyanyuk menggambarkan kejiwaan seseorang yang dipengaruhi oleh situasi sosial di sekitarnya yang semrawut,” kata Lupi.

Reporter: M Ali Nafiah Noor
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Ada Pameran Lukisan di Kampung Buku Banjarmasin

23 Oktober 2020 - 20:10 WIB

Ada Pameran Lukisan di Kampung Buku Banjarmasin

Paman Birin Buka Festival Kuntau Tingkat Provinsi Kalsel

19 September 2020 - 20:32 WIB

Merasakan “Nyanyuk” di Mess L Banjarbaru

17 Februari 2020 - 13:49 WIB

Mengenalkan Lamut Lewat Sendratari

2 Februari 2020 - 15:40 WIB

Euforia Kemegahan ‘Karna’

7 Januari 2020 - 14:35 WIB

Sarmela dan ‘Gandut’ yang Berakhir di Tumpukan Sampah

6 Januari 2020 - 10:32 WIB

Trending di Etalase