Rab. Mei 27th, 2020

Upaya Tekan Penyebaran Covid-19, Paman Birin Batasi Arus Masuk dari Luar Kalsel

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Terkait penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Selatan, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor telah mengambil kebijakan dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan (P3) Covid-19 Kalimantan Selatan H Abdul Haris Makkie, Selasa (31/3/2020) malam.

Haris mengatakan, Gubernur Kalsel telah mengeluarkan keputusan terkait perkembangan mewabahnya virus corona di Kalsel dan dengan memperhatikan dua provinsi yang saat ini sudah banyak positif terpapar, dan dengan memperhatikan aspirasi masyarakat, memperhatikan keselamatan dan keinginan-keinginan yang positif dari masyarakat serta hasil dari rapat gubernur bersama forkopimda serta unsur pemerintah lainnya di Mahligai Pancasila, pada Minggu, 29 Maret 2020 lalu.

“Gubernur Kalimantan Selatan, hari ini telah mengeluarkan surat keputusan gubernur nomor 188.44/021/kum/2020 tentang pembatasan arus masuk yang datang dari luar Provinsi Kalsel,” kata Haris.

Pembatasan arus masuk yang dimaksudkan, lanjut Haris, untuk membatasi arus orang agar penyebaran virus corona dari luar Kalsel dapat diputus semaksimal mungkin.

“Kami sudah mengajukan dan menyampaikan surat serta mengoordinasikan ini kepada pihak otoritas Bandar Udara Syamsudin Noor dan pelabuhan di Kalsel. Kami mintakan untuk melakukan sosialisasi kepada pengusaha-pengusaha penerbangan dan pengusaha atau pengguna jasa pelabuhanan,” ucap Haris.

Haris menambahkan, surat keputusan tersebut terhitung sejak terbit hari ini 31 Maret 2020 dan akan ditujukan kepada bupati dan walikota se- Kalimantan Selatan.

“Edaran ini lebih bersifat teknis. Kepada para bupati dan walikota diharapkan untuk melakukan dan menindaklanjuti surat edaran ini, serta diberikan ruang sesuai dengan kondisi daerahnya masing-masing untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Di samping itu, lanjut Haris, Paman Birin juga mencabut surat keputusan nomor 188.44/200/kum/2020 tentang penetapan status tanggap darurat penanganan Covid-19 di Kalsel yang dikeluarkan beberapa waktu lalu untuk di perpanjang dengan keputusan yang baru yaitu keputusan gubernur Kalsel nomor 188.44/021/kum/2020 tentang perpanjangan status tanggap darurat penanganan Covid-19 di Kalsel.

“Perpanjangan ini berlaku sejak 3 April 2020 hingga 16 April 2020. Karena itu diharapkan seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota, SKPD, dan seluruh stakeholder yang terkait dengan ini semua untuk mengikuti apa yang sudah digariskan dalam surat keputusan gubernur ini,” ucap Haris.

Dalam kesempatan tersebut, Haris berharap semua masyarakat Kalsel dapat menjaga diri dan keluarga masing-masing agar tetap sehat, serta terus berikhtiar dan berdoa kepada sang pencipta agar terhindar dari penyakit apapun dengan terus memerhatikan pola hidup bersih dan sehat.

“Kita jaga yang sehat agar tetap sehat dan kita obati yang sakit agar sehat,” pungkasnya.

Reporter: Syahri Ramadhan
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.