Kam. Apr 2nd, 2020

Waduh, Cabor Panahan Balangan Tidak Konsisten di Porprov X

2 min read

Cabor panahan di Porprov Kalsel ke-X, Sabtu (14/10/2017). Redkal.com/ FM Hidayatullah

KabarKalimantan, Tanjung – Cabang olahraga panahan Kontingen Balangan dinilai tidak konsisten mengikuti rangkaian pertandingan panahan di Porprov Kalsel ke-X pada 7-14 oktober 2017.

Cabor Panahan Balangan mengikuti nomor pertandingan yang terjadwal dalam 6 hari pelaksanaan. Namun Balangan hanya menghadiri dua hari pertandingan, yakni nomor Divisi Coumpound dan satu nomor lainnya Walk Out (WO) karena alasan atlet belum siap menggunakan alat.

Technical Delegate Cabor Panahan Porprov X Kalsel, Muryidi, membenarkan seringnya atlet panahan Balangan absen saat pertandingan, baik ofisial dan atletnya.

“Iya memang kontingen balangan beberapa kali tidak berhadir saat pertandingan , mereka (Panahan Balangan ) juga tidak mengkonfirmasi alasan ketidakhadiran kepada panitia,” ujar Mursyidi usai penyerahan medali kejuaraan cabor panahan di venue SMAN 2 Tanjung, Sabtu (14/10/2017).

Pria yang sekaligus menjabat wakil ketua Perpani Provinsi Kalsel, itu menuturkan ajang pertandingan semestinya bukan hanya untuk meraih medali, melainkan dimanfaatkan sebagai ajang mengasah kemampuan dan silaturahmi para atlet panahan

Baca Juga :   Ansharuddin Minta Pekerjaan Fisik Beres Tepat Waktu

“Aturan sanksi memang tidak ada, namun ini merupakan iteka pertandingan cabor kontingen yang harus berhadir pada setiap hari pelaksanaan pertandingan” Mursyidi berujar.

Ada dua divisi cabor panahan yang dipertandingkan. Divisi counpund memperebutkan 18 medali dengan nomor kualifikasi putra-putri jarak 50 meter ada 6 medali, Coumpund beregu 3 medali emas perak dan perunggu, Coumpund mixed beregu campuran 3 medali .

Selanjutnya ada divisi standar bow putra-putri dengan nomor jarak 50 meter memperebutkan 3 medali , jarak 40 meter 3 medali, jarak 30 meter 3 medali, dan standar bow beregu 3 medali.

Pelaksana tugas Ketua KONI Balangan, Syarifuddin, mengaku kecewa atas kelakuan ofisial, pelatih, dan atlet panahan Balangan di bawah naungan Perpani Balangan.

“Kecewa bercampur malu, dari awal kita sudah menanyakan keseriusan cabor panahan. Karena di cabor ini banyak medali yang direbutkan,” kata Syarifuddin.

Ia sudah mendapat info terkait cabor panahan Balangan dari atlet yang walk out (WO) sampai keterlambatan datang atlet di arena pertandingan.

Baca Juga :   Porprov X, Balangan Sudah Kantongi 20 Medali

“Kejadian ini akan kita jadikan pembelajaran dan ini tentu akan kita lakukan evaluasi kepengurusan Perpani usai Porprov ini, perlu ada perombakan dan pembenahan agar tidak terulang lagi,” ujar Syarifuddin.

Kontingen Balangan Porprov Kalsel melalui Ketua Kesekretariatan, Aris, sudah mendapat kabar keluhan dari panitia Porprov terkait cabor panahan Balangan. Namun kata dia, pengurus panitia kontingen belum memberi keterangan soal ketidak konsistenan cabor panahan Balangan selama pertandingan.

“Kita akan konfirmasi lagi kepada penangggung jawab cabor Panahan ini, terkait sebab dan alasan tidak hadirnya dibeberapa hari pertandingan”ucap Aris.

Adapun Ketua Kontingen Cabor Panahan sekaligus Ketua Perpani Balangan, Burhan, tidak merespons konfirmasi KabarKalimantan.

Di klasemen sementara pada Sabtu (14/10/2017) pukul 17.11 wita, Balangan masih berstatus juru kunci alias posisi ke-13 dari 13 kabupaten/kota dalam perolehan medali. Balangan masih mengumpulkan 10 medali emas, 11 perak, dan 19 perunggung.

Baca Juga :   Drum Band Banjarbaru Jadi Mesin Pendulang Medali

F. M HIDAYATULLAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.