Waduh, Oknum Satpol PP Balangan Ditangkap Lantaran Edarkan Carnophen

664

KabarKalimantan, Paringin – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mempunyai tugas membantu menciptakan suatu kondisi daerah yang tenteram, tertib dan teratur.

Namun berbeda dengan salah satu anggota Satpol PP Kabupaten Balangan RH alias Ulah. Bukannya menjalankan tugas yang sudah menjadi kewajibannya, pria yang tercatat sebagai PNS Satpol PP ini malah nyambi mengedarkan Pil Carnophen atau yang biasa disebut Pil Zenith.

Ulah ditangkap jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Balangan setelah kedapatan menjual obat daftar G tersebut kepada seorang pembeli saat ia sedang bertugas mengamankan kegiatan Balangan Expo 2018 di Desa Harapan baru, Kecamatan Paringin Selatan, Selasa (10/4/2018).

Kapolres Balangan AKBP Moh Zamroni melalui Kasat Narkoba Iptu Suherman mengungkapkan, penangkapan Ulah itu bermula adanya laporan dari masyarakat. “Menindaklanjuti informasi itu, kami langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi Expo Balangan. Alhasil, kami berhasil mengamankan seorang pemuda (saksi pembeli) yang mengaku membeli barang haram tersebut dari tersangka,” katanya kepada wartawan Kabar Kalimantan, Rabu (11/4/2018).

Baca Juga :   BNNK Balangan Teken MoU dengan Kemenag

Berdasarkan keterangan yang didapat, lanjut Suherman, petugas pun langsung melakukan pencarian terhadap Ulah. Tak perlu waktu lama, Ulah yang sedang berjaga pun langsung diringkus dan digeledah.

“Dari saku celana tersangka, ditemukan sebanyak 19 butir Pil Carnophen serta uang tunai sebesar Rp 130 ribu yang diduga hasil penjualan barang haram itu,” terang Suherman.

Untuk penanganan lebih lanjut, Suherman menyatakan masih melakukan koordiasi terkait penangan pasal dan aturan undang-undang.
“Kami masih koordinasikan penerapan pasal yang akan dikenakan kepda tersangka. Sebab, beberapa waktu lalu ada perubahan status golongan obat daftar G menjadi golongan narkotika di UU baru Peraturan Nomor 7 Tahun 2018,” terang Suherman.

Perlu diketahui, pada 9 Maret lalu, Kementerian Kesehatan telah mengundang-undangkan Peraturan Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Perubahan Golongan Narkotika.

Peraturan Menteri tersebut merupakan revisi dari Nomor 58 Tahun 2017 Tentang Perubahan Pengelolaan Narkotika sebagaimana diatur dalam lampiran 1 Undang-Undang 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dimana di dalamnya menyatakan carisoprodol yang merupakan bahan yang terkandung dalam Carnophen/Zenith, maupun PCC menjadi obat golongan 1. Artinya bisa dikatan Zenith dan PCC sudah sama golongannya dengan obat-obatan paling berbahaya lainya seperti sabu-sabu, dan inex.
FM HIDAYATULLAH

Baca Juga :   Polisi Tangkap Pengedar Zenith di Pasar Batuah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here