Waduh, Pengurus KONI Balangan Mundur Massal

KabarKalimantan, Banjarmasin– Tiga lembar kertas itu diteken oleh tujuh orang pengurus inti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Balangan. Dua dari tiga lembar diparaf masing-masing oleh satu orang. Adapun satu lembar lagi ditandatangi sekaligus oleh lima orang pengurus.

Dalam surat bertarik 4 September 2017, Ery Arnadi, menuliskan tiga poin pertimbangan alasan pengunduran diri. Ery mengatakan pembangunan dan pembinaan olahraga di Kabupaten Balangan dalam rangka menghadapi Porprov X tahun 2017 harus terselenggara sebaik-baiknya. Adapun di poin kedua, Ery menulis dinamika organisasi dan kesibukan pribadi menuntut konsentrasi total.

“Mengingat dan mengukur kesibukan pribadi saya dan kemampuan saya tidak bisa memenuhi standar kerja KONI Balangan,” demikian Ery menulis poin ketiga di surat itu, seraya melanjutkan, “Dengan penuh kesadarantanpa ada tekanan dari pihak manapun, saya sebagai Ketua Bidang Organisasi KONI Kabupaten Balangan mengundurkan diri.”

Baca Juga :   KONI Balangan Bertekat Cetak Atlet Handal

Sehari setelah surat Ery muncul, enam pengurus KONI Balangan tiba-tiba mengundurkan diri massal lewat dua lembar surat pernyataan. Satu surat diteken atas nama Ketua KONI Balangan, Marhat; dan satu surat lain diteken sekaligus oleh lima orang. Kelima pengurus ini terdiri dari Wakil Ketua I, Husin; Wakil Ketua II, Burhan; Sekretaris Umum, Fuad Ridha; Bendahara Umum, Nurharnely; dan Wakil Sekretaris, Ansari.

Dua lembar surat terakhir menambahkan poin keempat yang isinya: “Deengan maksud percepatan proses pergantian personalia pengurus, sehingga pengurus yang baru dianggap mampu nantinya dapat menjalankan peran guna mengakomodir semua kepentingan sebagaimana tertuang dalam poin 1 dan poin 2.”

Aksi mundur massal pengurus KONI Balangan sejatinya puncak dari kisruh internal KONI karena sejumlah cabang olahraga terancam tidak bisa mengikuti POPROV X Tabalong pada Oktober 2017. Awal Juni lalu, perwakilan 17 cabor di Balangan mendatangi KONI Kalsel untuk menyelesaikan persoalan itu.

Baca Juga :   Kisruh Bupati Balangan dan Eks Ketua KONI Berujung Damai

Saat itu seorang utusan cabor sepak bola, Duas, mengatakan KONI Balangan telah menyampaikan Pemkab Balangan bahwa kontingen olahraga asal Balangan absen ketika PORPROV Kalsel 2017 di Tabalong.
“Jelas kami keberatan, pemberitahuan KONI Balangan ke Pemkab Balangan itu hanya sepihak dan kami selaku perwakilan cabor merasa tidak diajak diskusi lebih dulu oleh KONI Balangan,” kata Duas. Menurut Daus, kisruh cabor dan KONI Balangan karena minim dana pembinaan atlet.

Padahal pengurus cabor sudah bekerja keras menyiapkan atletnya untuk turun di ajang multi even olahraga empat tahunan itu. “Atlet sudah siap bertanding. Tentu ini mengganggu mental dan persiapan atlet,” ujar Duas.

Adapun Ansari dan Husin belum bisa dikonfirmasi soal kisruh KONI Balangan dan pengunduran diri massal. KabarKalimantan gagal menghubungi kedua orang itu karena ponselnya tidak aktif.

DIANANTA PUTRA ׀ M. DIRGA

Baca Juga :   Kisruh KONI, Posisi Ketua KONI Balangan Ditetapkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here