Sab. Jul 4th, 2020

Warga Keluhkan Tercemarnya Air Sungai Satui

1 min read

KabarKalimantan, Batulicin – Jakir (4O) salah satu nelayan warga Satui mengeluhkan air yang disalurkan IKK PDAM Satui. Pasalnya, air bersih untuk keperluan sehari-hari kini terasa asam akibat pencemaran limbah tambang batubara yang terjadi di sepanjang aliran Sungai Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kurang lebih sudah dua atau tiga hari Sungai Satui ini tercemar lagi. Sebelumnya juga seperti ini pada Oktober lalu,” ujarnya kepada Redkal.com, Kamis (19/12/2019).

Dugaan Sungai Satui tercemar limbah tambang batu bara ini juga dikuatkan dengan banyaknya ikan yang mati mengapung di permukaan air.

Jakir pun berharap, dalam waktu dekat ini pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya dapat mengetahui penyebab pasti tercemarnya Sungai Satui tersebut.

“Jika memang tercemar limbah batu bara dan diketahui pelakunya, kami meminta kepada aparat penegak hukum dapat memberikan sanksi hukuman yang berat, agar dapat memberi efek jera,” pintanya.

Menanggapi adanya pencemaran lingkungan di aliran Sungai Satui tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu H Supiansyah ZA angkat bicara. Dengan tegas, ia mengatakan akan membentuk Tim Pansus investigasi lapangan.

“Kalau itu memang pelanggaran hukum tindak pidana, maka akan kami serahkan kepada pihak kepolisian. Namun, apabila terkait dengan perizinan tambang batu bara, maka akan kami serahkan ke Dinas ESDM Provinsi Kalsel,” tegasnya.

Reporter: Slamet Riadi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.