Jum. Agu 7th, 2020

Warga Telan Besar Kini Tak Lagi Terisolir

2 min read

KabarKalimantan, Marabahan – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 tahun 2020 Kodim 1005 Marabahan di Kecamatan Tabunganen resmi berakhir. Wakil Bupati Barito Kuala H Rahmadian Noor secara resmi telah menutup kegiatan itu, Rabu (29/7/2020).

Upacara penutupan yang dihadiri Kasi Teritorial Korem 101/Antasari Kolonel Kav Sindu Manggara SH, Dandim 1005 Marabahan Letkol Kav Sugianto, Ketua DPRD Batola Saleh, Kapolres Batola AKBP Lalu Moh Syahrir Arif beserta unsur forkopimda lainnya/mewakili, Camat Tabunganen Khairani, SKPD terkait dan undangan ini dilaksanakan hanya di Aula Mufakat Kantor Bupati Batola sehubungan terjadinya pandemi Covid-19.

Acara penutupan yang berlangsung selama 30 itu ditandai serah terima hasil pekerjaan TMMD serta penyerahan penghargaan dari Dandim 1005 Marabahan Letkol Kav Sugianto kepada Wabup Batola H Rahmadian Noor.

Dandim 1005 Marabahan Sugianto menyampaikan, TMMD ke-108 di Desa Telan Besar dan Telan Muara Kecamatan Tabunganen ini dengan menyelesaikan pembangunan fisik pengerasan jalan sepanjang 484 m x 4 m, penambahan bahu jalan kiri dan kanan dengan lebar masing-masing 50 cm sepanjang 1.100 m, pembuatan 3 buah jembatan dengan panjang masing-masing 12 m ; 40 m ; 18 m, melakukan renovasi rumah warga tidak layak, serta renovasi mushala.

Untuk kegiatan sosial, sebutnya, berupa pelaksanaan rapid test gratis, penyuluhan pertanian, kamtibmas, narkoba, karhutla, pencegahan Covid-19, sosialisasi rekrutmen TNI, serta bakti sosial pengobatan gratis.

“Operasional pelaksanaan TMMD sendiri sebesar Rp1,2 miliar dari Pemkab Batola serta Rp85 juta dari APBD Provinsi,” katanya,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Batola Rahmadian Noor menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada TNI yang berperan besar dalam pembangunan jalan di daerah terluar di Kabupaten Batola yakni Kecamatan Tabunganen melalui program TMMD.

Ia juga mengapresiasi kecepatan pekerjaan yang dilaksanakan pihak TNI ini. “Jika menggunakan jasa kontraktor mungkin untuk pengerjaan jalan dan 3 jembatan ini baru selesai 4 bulan,” katanya.

Wabup yang akrap disapa pak Rahmadi itu menyatakan, dengan adanya program TMMD masyarakat Desa Telan Besar bisa terhubung melalui jalur darat. Padahal sebelumnya mereka harus menggunakan transportasi air untuk menuju daerah lain, terutama jika musim hujan tiba.

Pada bagian lain, wabup juga mengapresiasi pihak TNI dan Polri yang secara maksimal telah mendukung pemkab dalam penanganan Covid-19 di Batola.

Reporter: Mahmud Shalihin

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.