Rab. Sep 23rd, 2020

Wawali Banjarbaru: Banyaknya Perhatian Menunjukkan Pak Walikota Nadjmi Adhani Orang Baik

2 min read

KabarKalimantan, Banjarbaru – Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani yang dikebumikan di Taman Makam Bahagia, Kecamatan Landasan Ulin, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, Senin (10/8/2020).

Isak tangis pecah, tatkala Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, menyampaikan sambutannya di hadapan ratusan masyarakat yang turut berhadir mengantarkan orang nomor satu di lingkungan Pemko Banjarbaru tersebut ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Namun begitu, petugas yang berjaga tetap tidak memperbolehkan masyarakat umum untuk masuk ke lokasi penguburan. Hanya keluarga, kerabat, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banjarbaru yang diperbolehkan ke dalam.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan jaya Setiawan menyampaikan, dirinya mewakili keluarga Nadjmi Adhani memohon maaf dan meminta ridha, jika selama ini ada perkataan dan perbuatan yang tak berkenan baik itu disengaja maupun tidak disengaja oleh Wali Kota Banjarbaru.

Dirinya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu dan mau merawat Wali Kota Banjarbaru, selama menjalani perawatan sejak di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

“Saya yakin begitu banyak orang yang telah membantu dan mengirim doa-doa ke Pak Wali hingga ke peristirahatan terakhir ini. Banyaknya orang yang memperhatikan, menunjukan bahwa Pak Wali adalah orang yang baik,” ujarnya.

Suasana haru terus berlanjut ketika lantunan ayat suci Alquran berkumandang dari para pelayat yang mengelilingi sisi jasad Wali Kota Banjarbaru. Bahkan tak henti-henti dari mereka mengusap air mata yang menetes, tak percaya bahwa pemimpin yang dikenal ramah itu kini telah tiada untuk selama-lamanya.

Usai itu, jenazah Nadjmi pun langsung dibawa ke lokasi penguburan. Di sana, telah menunggu sang istri Ririen dan anak-anaknya. Ririen sendiri tak mampu memebendung air matanya saat menaburkan bunga di atas pusara suami tercinta.

Nadjmi Adhani tutup usia di umur 50 tahun. Pria kelahiran Banjarmasin tersebut berpulang, meningggalkan istri dan dua anaknya.

Tim Kabar Kalimantan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.