6 Agustus 2021

Zuriat Habib Basirih Resah dengan Ulah Salah Seorang Caleg

2 min read
15

KabarKalimantan, Banjarmasin – Khadijah dan Abdul Mun’ien resah dengan ulah salah seorang calon legislatif (Caleg). Mereka berdua merupakan Zuriat dari Habib Hamid bin Abbas Bahasyim, atau yang dikenal Habib Basirih.

Keresahan mereka muncul ketika salah seorang caleg mengaitkan informasi rencana haul akbar Habib Basirih ke-72 dengan pencalonan dirinya di jejaring media sosial.

Kabar itu pun diklarifikasi, Khadijah mengatakan, jika haul akbar Habib Basirih yang rencananya dilaksanakan Sabtu depan itu tidak ada sama sekali kaitannya dengan politik.

Baca Juga :   Ditresnarkoba Polda Kalsel Musnahkan 22,7 Kilogram Sabu

“Ini murni kegiatan haul. Jangan dikaitkan haul ini dengan urusan yang lain,” tegas Khadijah didampingi putranya Abdul Mun’iem di balai kota, Senin (21/1/2019).

Abdul Mun’iem menimpali, pihak keluarga sekaligus panitia haul Habib Basirih ke 72 menyayangkan dengan tindakan caleg tersebut menyebarkan informasi rencana haul Habib Basirih dengan embel-embeli politik tersebut.

“Kami juga mengklarifikasi jika ada berita yang mengatasnamakan mengenai kami mendukung salah satu partai. Kami murni melaksanakan haul, melayani bagi peziarah yang datang,” imbuhnya.

Kendati demikian, mereka berdua selaku keluarga sekaligus panitia tidak ingin memperpanjang permasalahan ini. Mereka hanya tidak ingin proses haul Habib Basirih dimana nantinya melibatkan puluhan ribu umat muslim itu menjadi kendaraan untuk kepentingan politik.

Baca Juga :   DKP3 Tampik Owa-owa yang Serang Warga dari Kebun Binatang Jahri Saleh

“Kami hanya ingin meluruskan. Bahwa ini murni haul. Kami juga mengucapkan ribuan terimaksih kepada seluruh umat muslim yang berhadir nanti,” ujarnya.

Selain itu, disinggung kesiapan pelaksanaan haul, Adbul Mun’ien mengungkapkan, panitia sudah menyiapkan sarana transportasi penyeberangan bagi masyarakat yang nantinya berhadir di haul akbar Habib Basirih.

Baca Juga :   Ada Pohon Rawan Roboh, Segera Lapor ke DKP Banjarmasin

“Ada lima belas kelotok (perahu mesin) yang sudah disediakan, empat kapal feri, dan lima kapal ikan. Juga ada empat buah speed. Tapi biasanya ada tambahan dari relawan yang bersifat situasional,” jelasnya.

Juga untuk kantong-kantong parkir bagi kendaraan roda 4 dan 2, panitia sudah menyediakan beberapa lokasi di kawasan Jalan Gubernur Soebarjo. “Jadi dari Jembatan Kembar Basirih itu tidak diperkenankan kendaraan masuk. Disana untuk jama’ah,” tuturnya.

M Syahbani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.