Cegah Musibah Terulang, BPBD Balangan Minta Kecamatan Lampihong Susun SOP Damkar

KabarKalimantan, Paringin – Membahas tindak lanjut penanganan korban laka lantas Damkar yang terjadi di Desa Tampang, serta penguatan operasional dan tata kelola relawan pemadam Pemerintah Kecamatan Lampihong menggelar pertemuan dengan Gabungan Relawan Pemadam Balangan (GRPB), BPBD Kabupaten Balangan, Polsek Lampihong, dan unsur terkait lainnya di Aula Kantor Kecamatan Lampihong, Rabu (15/7/2026).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Camat Lampihong, Mariani ini dihadiri oleh Sekcam Lampihong, Kasi Trantib, Sekretaris BPBD Balangan Surya Dharma, Kapolsek Lampihong yang diwakili Kanit Intelkam, Kades Kupang, perwakilan GRPB se-Kabupaten Balangan, serta orang tua korban almarhum Muhammad Syarif.

Dalam penyampaiannya, Camat Lampihong mengungkapkan, bahwa selama ini pihak kecamatan memberikan dukungan operasional kepada Damkar berupa bahan bakar minyak, honor, dan servis mobil Damkar.

Lebih lanjut, terkait musibah laka Damkar di Desa Tampang beberapa waktu lalu pihak kecamatan telah memberikan bantuan dan santunan kepada para korban sebatas kemampuan.

Camat juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi maupun mewakili instansi atas segala kekurangan dalam penanganan kejadian tersebut.

“Secara pribadi dan mewakili instansi kami memohon maaf kepada keluarga besar korban. Pihak kecamatan telah berupaya semaksimal mungkin dalam penanganan musibah ini. Ke depan akan dilaksanakan kegiatan islah betapung tawar agar tidak terjadi lagi musibah serupa,” ujar Mariani.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Balangan, Surya Dharma menyampaikan bahwa aset mobil Damkar selama ini sudah diserahkan dari BPBD ke Kecamatan untuk dikelola.

“Kami menyarankan agar dalam pengelolaan Damkar kecamatan perlu dibuatkan SK untuk petugas yang bertugas membawa mobil dan disusun SOP yang jelas,” tegasnya.

Sekretaris GRPB, Rifansyah menambahkan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait dan BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini korban telah mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. “GRPB juga telah mendaftarkan sekitar 500 orang relawan Damkar se-Kabupaten Balangan ke BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Pertemuan ditutup dengan penandatanganan notulen bersama oleh Camat Lampihong, BPBD Balangan, BPK GRPB, BPK Kecamatan, Polsek Lampihong, dan orang tua korban sebagai bentuk komitmen bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *