BKKBN Kalsel Tinjau MBG 3B di Balangan, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

KabarKalimantan, Paringin – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan meninjau pelaksanaan dan pendistribusian Makan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui), dan Balita Non-PAUD (MBG 3B) di Kabupaten Balangan, Kamis (10/9/2026).

Peninjauan dilakukan di Kecamatan Paringin Selatan dan Paringin untuk memastikan pelaksanaan MBG 3B berjalan tepat sasaran sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mencegah stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Lisna Prihantini, mengatakan, peninjauan dilakukan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A P2KB PMD) Kabupaten Balangan.

“Kami melihat bagaimana pemberian bantuan khususnya MBG 3B tepat sasaran. Kami juga melihat bagaimana kualitas SPPG, mulai dari bahan makanan, kebersihan, sampai pemeriksaan sebelum makanan didistribusikan kepada masyarakat,” katanya.

Dari hasil peninjauan, Lisna mengatakan proses pendistribusian makanan kepada sasaran MBG 3B di Kabupaten Balangan berjalan cukup baik. Ia juga melihat langsung menu makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Menurut Lisna, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menjadi kelompok yang mendapat perhatian khusus karena berada pada fase penting dalam pencegahan stunting.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3A P2KB PMD Kabupaten Balangan, Munisih, mengatakan keberhasilan program pengendalian penduduk dan keluarga berencana di daerah juga didukung para kader yang berada di lapangan.

Ia menyebutkan, ada sekitar 1.400 kader yang terdiri atas Tim Pendamping Keluarga (TPK), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD), dan sub-PPKBD. Para kader tersebut turut mendukung berbagai program di masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun kemarin, kita berhasil menurunkan stunting hampir 13 persen dan mendapatkan penghargaan dari Gubernur bahwa Balangan menjadi nomor dua dalam penurunan stunting tertinggi di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *