KabarKalimantan, Paringin – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Balangan Saiful Arif mendorong petugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan Karhutla untuk lebih aktif memantau media sosial. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya mempercepat deteksi dini.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri apel pasukan dan sarana prasarana Sapras dalam rangka kesiapsiagaan Karhutla. Kegiatan digelar Pemerintah Kabupaten Balangan di Kompleks Perkantoran Tugu Maritam, Rabu 12 Agustus 2026.
Menurut Saiful Arif, media sosial saat ini menjadi salah satu sumber informasi yang cepat ketika terjadi suatu peristiwa di tengah masyarakat. Karena itu, informasi mengenai potensi maupun kejadian Karhutla yang beredar di media sosial perlu menjadi perhatian petugas.
“Pantau selalu media sosial. Masyarakat lebih cepat memberikan informasi daripada melaporkan kepada petugas,” ucapnya.
Ia menilai, kecepatan memperoleh informasi menjadi hal penting dalam penanganan Karhutla. Semakin cepat titik api terdeteksi, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan sehingga kebakaran tidak meluas.
Selain mengandalkan kesiapsiagaan petugas, Saiful Arif juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah terjadinya Karhutla. Peran aktif warga disebut bisa menjadi garda terdepan dalam pencegahan.
Menurutnya, edukasi dan kampanye pencegahan harus terus dilakukan untuk membangun kepedulian masyarakat. Fokusnya terutama terkait bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
“Kampanye pencegahan Karhutla dan bangun kepedulian masyarakat,” pungkasnya.
Di kesempatan tersebut, Saiful Arif juga mengapresiasi seluruh peserta apel. Ia menilai kesiapsiagaan dan dedikasi yang ditunjukkan petugas menjadi modal penting dalam upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla di Kabupaten Balangan.












