KabarKalimantan, Kotabaru – Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru terus berinovasi dalam menggenjot perekonomian masyarakat pesisir melalui pemanfaatan potensi bahari. Kali ini, Dinas Perikanan menggelar workshop dan pelatihan diversifikasi pengolahan hasil laut yang berfokus pada pemanfaatan limbah tulang ikan menjadi produk bernilai ekonomis tinggi.
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai perwakilan kecamatan dengan dominasi pelaku UMKM dari Pulau Laut Utara, Pulau Laut Sigam, Pulau Laut Timur, Pulau Laut Tengah, Pulau Laut Barat, Pulau Laut Selatan, hingga Pulau Sembilan menghadirkan narasumber ahli dari tim Hokitok Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yakni Kiki Rohana Handayani bersama Bapak Agung Nuri Wijaya
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru, H. Zaenal Arifin, melalui Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Daya Saing, Hj. Hajrah, menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi untuk memberikan nilai tambah sekaligus mengusung konsep ramah lingkungan dalam pengelolaan produk perikanan di Kotabaru.
“Kami melihat potensi limbah tulang ikan selama ini belum termanfaatkan secara optimal. Melalui pelatihan ini, kami menggandeng narasumber ahli untuk melatih para pelaku UMKM bagaimana menyulap limbah tulang ikan menjadi tepung ikan, yang kemudian diolah kembali menjadi aneka kue kering berkualitas seperti nastar, putri salju, hingga kue kering khas lainnya,” ujar Hj. Hajrah.
Tidak hanya berhenti pada pemanfaatan tulang ikan, pelatihan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari ini juga membekali peserta dengan teknik pengolahan produk berbasis ikan segar. Pada hari kedua, para peserta akan diajarkan cara mengolah ikan lele, bandeng, dan tenggiri menjadi berbagai varian produk olahan modern seperti nugget serta dimsum.
Sementara itu, narasumber utama Kiki Rohana Handayani mengapresiasi antusiasme tinggi dari para pelaku UMKM di Kabupaten Kotabaru. Ia berharap ilmu pengolahan yang dibagikan dapat diterapkan secara nyata untuk meningkatkan omzet dan pendapatan keluarga.
“Harapan kami, yang pertama semoga apa yang saya ajarkan di sini bisa bermanfaat kepada teman-teman UMKM di Kotabaru. Yang kedua, semoga teman-teman UMKM di Kotabaru ini bisa berproduksi dan akhirnya bisa menambah pemasukan mereka. Yang ketiga bisa menjadikan mereka sebagai UMKM yang bisa naik kelas dengan tentunya didampingi oleh Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru,” ungkap Kiki.
Melalui sinergi dan pelatihan berkelanjutan ini, Pemkab Kotabaru optimistis sektor pengolahan hasil perikanan lokal akan semakin berkembang, mandiri, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang tangguh di Kabupaten Kotabaru.










