Wali Kota Banjarmasin Buka Peringatan Posyandu Nasional 2026

KabarKalimantan, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin, secara resmi membuka peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin, Senin (18/5/2026).

Momentum ini menandai transformasi besar-besaran Posyandu di Kota Seribu Sungai yang kini tidak lagi sekadar tempat menimbang bayi, melainkan pusat integrasi layanan masyarakat.

Dengan tema “Transformasi Posyandu, 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat”.

Peringatan tahun ini dihadiri oleh jajaran SKPD, Camat, Lurah, pengurus TP PKK, serta ratusan kader Posyandu se-Kota Banjarmasin.

Posyandu kini bergerak berbasis siklus hidup yang mencakup enam bidang utama, yakni Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman & Ketertiban Umum, serta Perlindungan Masyarakat & Sosial.

Sebanyak 52 Posyandu (satu kelurahan satu Posyandu) telah sukses melaksanakan Gerakan Serentak Pelayanan Posyandu 2026 yang puncaknya berlangsung pada 29 April lalu. Targetnya, seluruh Posyandu di Banjarmasin akan menerapkan 6 SPM secara bertahap.

Wali Kota Juga memberikan mengapresiasi dengan penyerahan bantuan simbolis dari SKPD Pengampu 6 SPM serta pemberian penghargaan bagi para kader Posyandu berprestasi yang telah mengabdi bertahun-tahun sebagai ujung tombak kesehatan warga.

“Posyandu adalah garda terdepan pelayanan kita. Melalui transformasi 6 standar SPM ini, kita mendekatkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas langsung di tengah lingkungan masyarakat demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” ujar Walikota H Muhammad Yamin dalam sambutannya.

Selain fokus pada kesehatan dan pelayanan dasar, Wali Kota H Muhammad Yamin juga memanfaatkan momentum ini untuk mengajak seluruh kader Posyandu dan ASN menjadi motor penggerak kebersihan lingkungan.

Ia mewajibkan seluruh ASN untuk melakukan pengolahan dan pengomposan sampah organik dari rumah. Lebih lanjut, Pemko Banjarmasin tengah bersiap mengaktifkan kembali TPA Basirih sebagai pusat pengolahan sampah residu, serta membidik proyek percontohan Pembangkit Tekstil Tenaga Listrik Sampah (PLTSa).

Dalam rangkaian ini, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Banjarmasin, Hj. Neli Listriani, turut menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh pemerintah dan meminta sinergi yang kuat dari seluruh SKPD pengampu.

“Transformasi ini adalah langkah nyata agar pelayanan kepada warga lebih cepat, tepat, dan responsif. Mohon dukungan penuh dari semua sektor untuk menyukseskan Posyandu 6 SPM ini,” pungkas Hj Neli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *