BANJARMASIN – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendukung usulan penambahan anggaran bagi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel agar program peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dapat berjalan lebih optimal pada Tahun Anggaran 2027.
Hal itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi I DPRD Kalsel bersama BPSDMD Kalsel yang membahas rencana kerja tahun 2027, Selasa (14/7/2026).
Dalam rapat tersebut, BPSDMD memaparkan sejumlah program, di antaranya pengembangan kompetensi teknis, pelatihan kepemimpinan dan fungsional, penguatan kelembagaan pelatihan, kerja sama antarinstansi, hingga monitoring dan evaluasi pascapelatihan.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, menilai program yang disusun sangat penting untuk meningkatkan kualitas ASN. Namun, ia menyebut anggaran yang tersedia saat ini masih belum mencukupi kebutuhan pelaksanaan program.
“Sebenarnya anggaran yang sudah diberikan masih sangat minim, karena di BPSDMD ini yang sangat diperlukan adalah pelatihan. Namanya saja pengembangan sumber daya manusia, sedangkan untuk pengembangannya malah kurang dananya,” ujarnya.
Menurut Habib Hamid, tambahan anggaran diperlukan agar lebih banyak pelatihan dapat dilaksanakan secara klasikal atau tatap muka, yang dinilai lebih efektif dibandingkan secara daring.
“Kami mendukung kalau memang itu sangat diperlukan. Apalagi berbicara tentang pelatihan, kalau hanya dilaksanakan secara online tentunya tidak maksimal,” katanya.
Ia menambahkan, Komisi I akan mengawal usulan tersebut dalam pembahasan di Badan Anggaran DPRD Kalsel agar BPSDMD memiliki dukungan anggaran yang memadai.
“Kami dari Komisi I dan kawan-kawan di Badan Anggaran nanti akan membantu agar anggarannya bisa ditambah, sehingga program yang sudah bagus itu dapat dilaksanakan secara maksimal,” tutupnya.[]












