Komisi I DPRD Kalsel Minta Penyusunan Anggaran 2027 Utamakan Skala Prioritas

BANJARMASIN – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dirham Zain, menegaskan penyusunan anggaran program dan kegiatan Tahun Anggaran 2027 harus mengedepankan skala prioritas serta disusun secara rasional sesuai kemampuan keuangan daerah.

Hal itu disampaikannya usai rapat kerja Komisi I bersama Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kalsel, Jumat (10/7/2026).

“Penyusunan anggaran itu harus sesuai dengan hal-hal yang bersifat prioritas. Harus ada kepatuhan terhadap aturan, tidak boleh sembarangan,” ujar Dirham.

Menurut politisi PKB tersebut, terdapat sejumlah aspek yang harus menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran, mulai dari perencanaan yang matang, pelaksanaan lelang yang tepat waktu, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, hingga memastikan proyek yang dianggarkan tidak mangkrak di tengah jalan.

“Saya tekankan kepada Karo Umum, penyusunan anggaran tahun 2027 harus mempertimbangkan skala prioritas dengan landasan berpikir yang logis dan sesuai kemampuan. Jangan sampai anggaran yang tidak prioritas justru dimasukkan,” tegasnya.

Dirham juga menyoroti rencana penurunan anggaran Biro Umum dari sekitar Rp55 miliar pada 2026 menjadi Rp12 miliar pada 2027. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diimbangi dengan evaluasi terhadap program-program yang belum terlaksana.

Ia mencontohkan rehabilitasi asrama mahasiswa Kalimantan Selatan di Jawa Timur serta pengadaan kendaraan dinas baru bagi Komisi I hingga Komisi IV DPRD Kalsel yang dinilai masih perlu diusulkan kembali.

“Terkait asrama mahasiswa di Jawa Timur itu belum dimasukkan. Kemudian mobil Komisi I, II, III, dan IV juga kami minta dianggarkan tahun berikutnya karena sudah tidak layak pakai,” katanya.

Di akhir keterangannya, Dirham mengingatkan agar seluruh program yang disusun pemerintah daerah benar-benar berorientasi pada pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Penyusunan anggaran harus berdasarkan skala prioritas dengan mempertimbangkan hal-hal yang urgensi, berpikir rasional, sesuai kemampuan, dan tetap patuh terhadap aturan,” pungkasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *