Dukung Program Komcad, Pemprov Kalsel Siapkan 500 ASN Ikuti Pelatihan Komcad

KabarKalimantan, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program Pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 500 ASN dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan disiapkan untuk mengikuti pelatihan yang dijadwalkan mulai dilaksanakan setelah Oktober 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syarifuddin saat menerima kunjungan Kepala Pusat Komponen Cadangan Badan Komponen Cadangan Nasional (Kapuskomcad Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan, di Ruang Sekdaprov Kalsel, Kamis (23/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Sekdaprov H. M. Syarifuddin menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel menyambut baik rencana pelaksanaan Pelatihan Komcad dan siap memberikan dukungan penuh.

”Pak Gubernur H. Muhidin telah menindaklanjuti rencana ini dengan menyampaikan kepada seluruh kepala daerah di Kalimantan Selatan. Alhamdulillah, seluruh kabupaten dan kota menyatakan siap berpartisipasi sehingga disepakati jumlah peserta sebanyak 500 orang,” ujar Syarifuddin.

Syarifuddin mengungkapkan, kendala awal pelaksanaan program ini adalah belum tersedianya alokasi anggaran. Namun, Pemprov Kalsel telah memasukkan program tersebut ke dalam RKPD Perubahan Tahun 2026.

”Untuk tahun ini anggarannya sudah dialokasikan. Mudah-mudahan pelatihan dapat dilaksanakan setelah Oktober 2026 dan seluruh prosesnya berjalan lancar,” ungkapnya.

Sementara itu, Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan mengapresiasi dukungan Gubernur H. Muhidin beserta jajaran Pemprov Kalsel terhadap program strategis nasional tersebut. Menurutnya, Kalimantan Selatan menjadi salah satu daerah yang memberikan respons paling positif sehingga berpotensi menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya di Indonesia.

”Pemprov Kalsel merupakan salah satu pemerintah daerah yang menerima program ini dengan sangat baik, meskipun dinamika yang dihadapi cukup besar. Kami akan berupaya mengakomodasi harapan dan kebutuhan yang disampaikan oleh Pak Gubernur,” katanya.

Brigjen TNI Hengki juga menyampaikan bahwa Pelatihan Komcad ini merupakan salah satu implementasi vital dari program Asta Cita dan dimasukkan sebagai agenda prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025–2029, sehingga untuk itu seluruh daerah harus melaksanakannya.

Dirinya juga menyampaikan agar Pelatihan Komcad ini jangan dilihat dari latdasmil (latihan dasar militer) nya saja, karena utamanya adalah untuk pembangunan karakter yang berintegritas dan pantang menyerah, untuk menghadapi ancaman nirmiliter yang ada di Indonesia.

“Yang ngeri itu sebenarnya ancaman nirmiliter, yaitu ancaman yang tidak menggunakan senjata, tapi ada di sekitar kita. Sekitar kita belum aman dari ancaman itu, dan itulah tujuan diadakannya Komcad,” sampainya.

Di akhir kunjungannya, Brigjen TNI Hengki juga menyampaikan bahwa Komcad ini akan berkesinambungan dan proyeksinya adalah tersedianya 2 batalyon(1.000 orang) Komcad di tiap kabupaten/kota, yang terdiri dari ASN, Sipil dan juga perusahaan swasta.

“Untuk itu, yang menjadi pilot projectnya adalah unsur dari pemda, dan harapannya nanti agar dapat disosialisasikan kepada perusahaan swasta, karena bela negara ini sejatinya merupakan kewajiban semua pihak,” ujarnya menutup kunjungan.

Turut berhadir mendampingi Sekdaprov Kalsel, Kepala Bappeda Kalsel, Suprapti Tri Astuti, Kepala BPAKD Kalsel, Fatkhan dan Plt Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra.

Kehadiran Kapuskomcad Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan, turut didampingi Danrindam XXII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Ali Ikhwan, Kasi Ter Kasrem 101/Ant, Kol. Inf. Lamdewick Brucelee Karthines, Kabagdik Rindam XXII/Tambun Bungai, Kol. Inf. Tunggul dan Kabud Rendiatuk, Kol. Kav. Dr. Susanto. (Adpim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *