Pemkab Kotabaru Luncurkan Pelaksanaan Intervensi Warga Miskin Produktif

KabarKalimantan, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru resmi meluncurkan pelaksanaan intervensi warga miskin produktif sebagai langkah percepatan penanggulangan kemiskinan lintas sektor, Sabtu (5/10/2025).

Kegiatan launching digelar di Panggung Seni Budaya Wisata Alam Gua Lowo, Kecamatan Kelumpang Hilir dengan strategi kolaborasi dan komitmen bersama.

Peluncuran program dilakukan oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos yang hadir mewakili Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli, S.Sos.

Dalam sambutannya, Syairi menyampaikan apresiasi kepada Asisten I Setda Kotabaru atas inovasi intervensi warga miskin produktif yang dinilai visioner dan berdampak luas.

“Inovasi ini bagian dari pengembangan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru untuk meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan angka kemiskinan,” ujar Syairi.

Ia menyebut, berdasarkan data BPS Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025, tingkat kemiskinan Kotabaru menurun menjadi 43,6 persen, yang kini menjadi terendah di Kalsel.

“Alhamdulillah, ini capaian luar biasa. Namun kita harus terus menjaga dan memperluas program agar berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut Syairi, pengentasan kemiskinan produktif tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah saja, tetapi harus melibatkan dunia usaha dan masyarakat.

“Harapan kami, tahun depan setidaknya ada 50 perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam program ini,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Minggu Basuki, M.AP, menjelaskan kegiatan ini menyasar warga miskin produktif di beberapa desa di Kelumpang Hilir.

Desa yang menjadi sasaran yaitu Desa Langadai (4 orang), Desa Tegal Rejo (10 orang), Desa Tarjun (3 orang), Desa Sungai Taib (10 orang), dan Desa Tirawan (10 orang).

“Melalui intervensi selama enam bulan, kami harapkan warga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bisa keluar dari status miskin,” ungkapnya.

Minggu Basuki menambahkan, program ini mengedepankan sinergi lintas sektor melalui penciptaan kesempatan kerja dan usaha bagi warga miskin produktif.

Enam perusahaan ikut berkolaborasi, yaitu PT Arutmin Indonesia NPLCT, PT Indocement Tunggal Prakasa Unit Tarjun, PT Guthrie International Pulau Laur Refinery, PT AKR Corporindo Tbk, PT Smart Tbk Unit Tarjun, dan PT Jasa Baratama Anugerah.

Selain itu, turut bergabung Bank Kalsel Cabang Kotabaru, BUMDes Pesona Rejo Jata Tegalrejo, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kotabaru.

Acara juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama intervensi warga miskin produktif oleh perwakilan lintas sektor dan jajaran Pemkab Kotabaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *