DPRD Kalsel Dukung Penguatan Desa dalam Gerakan Bersih Narkoba

Ketua DPRD Kalsel Supian HK bersama Menteri Desa Yandri Susanto menghadiri Deklarasi Desa Bersinar dan Peningkatan Kapasitas Anggota BPD se-Kalimantan Selatan di Martapura, Senin (3/11).

Martapura – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian HK menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) sebagai bagian dari penguatan ketahanan sosial di tingkat desa.

Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi juga harus disertai pemberdayaan masyarakat serta penguatan kelembagaan desa.

“Gerakan Desa Bersinar adalah langkah strategis dalam membangun ketahanan sosial masyarakat Banua. Desa harus menjadi benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari pengaruh narkoba, sekaligus menjadi pusat pembangunan yang berdaya dan mandiri,” ujar Supian HK saat menghadiri Deklarasi Desa Bersinar dan Peningkatan Kapasitas Anggota BPD se-Kalimantan Selatan di Gedung Serbaguna Desa Indrasari, Martapura, Senin (3/11) pagi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Panitia Peningkatan Kapasitas BPD se-Kalimantan Selatan (PABPDSI) ini turut dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto, bersama ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta perangkat desa dari berbagai kabupaten dan kota di Kalsel.

Agenda tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan unsur desa dalam memperkokoh tata kelola serta kapasitas kelembagaan desa.

Supian HK menekankan bahwa BPD sebagai lembaga representatif masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan pembangunan desa berjalan partisipatif dan berkeadilan. DPRD Kalsel, katanya, terus berkomitmen mendorong kebijakan yang memperkuat posisi desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi lokal.

“Pembangunan Banua tidak akan berhasil tanpa desa yang kuat, masyarakat yang sadar, dan lingkungan sosial yang sehat. Karena itu, DPRD Kalsel mendukung penuh upaya penguatan kapasitas BPD agar program pemberdayaan berjalan sejalan dengan semangat gotong royong,” tegasnya.

Selain pelatihan peningkatan kapasitas, acara ini juga menandai komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan desa untuk memperkuat gerakan anti-narkoba di wilayah pedesaan.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian penghargaan dari Menteri Desa kepada Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin atas dedikasi dan kontribusinya dalam membina serta memperkuat kapasitas BPD di seluruh wilayah Kalsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *