KabarKalimantan, Kotabaru– Kondisi jalan di RT 03/RW.01 Desa Sigam, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, semakin memprihatinkan. Parit yang tertutup akibat pembukaan lahan membuat air meluap dan jalan berlubang, sehingga menimbulkan banyak kecelakaan bagi pengguna jalan.
Ketua RT 03,/RW 01 Desa Sigam Kecamatan Pulau Laut Sigam Akbar, mengungkapkan bahwa masalah ini sudah berlangsung lebih dari sebulan.
“Sudah lebih dari sebulan jalan ini rusak parah. Parit tertutup, air meluap, dan lubang jalan semakin dalam. Banyak warga jadi korban, bahkan ada guru dan ustadz yang jatuh di sini. Kami sudah melaporkan ke desa dan kecamatan, tanda tangan masyarakat juga sudah ada, tapi belum ada tanggapan,” ujarnya.
Menurut Akbar, pihak Dinas PUPR sempat turun ke lokasi setelah mendapat laporan dari anggota dewan, namun hingga kini belum ada solusi.
“Namun mereka berkata alat tidak tersedia. Jadi masalah ini belum bisa diatasi. Kasihan masyarakat, tiap malam ada saja yang jatuh,” tambahnya.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan dan membuka kembali saluran air.
“Harapan besar kami, segera ada perbaikan agar kecelakaan tidak terus terjadi. Kasihan masyarakat, kasihan anak-anak sekolah, kasihan semua pengguna jalan,” tegas Akbar.
Beberapa warga sudah mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak. Salah satunya adalah Ali, warga setempat, yang terjatuh saat melintas. Bahkan, menurut Akbar, hampir setiap malam ada pengendara yang menjadi korban.
“Kalau hujan turun, lumpur menutup jalan, batu-batu berserakan, dan air meluap. Kondisi ini sangat berbahaya,” jelasnya.
Seorang pengendara motor, Herman, yang setiap hari melewati jalan tersebut, mengaku sangat khawatir.
“Setiap lewat sini saya harus ekstra hati-hati. Lubangnya dalam, kalau malam gelap karena penerangan minim. Sudah banyak teman saya jatuh, bahkan motor rusak. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki, jangan tunggu korban lebih banyak lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, seorang siswa SMA, Faris, juga menyampaikan keresahannya, lubang di jalan ini sangat rawan. Teman saya pernah jatuh di sini saat berangkat sekolah.
“Kami sebagai pelajar merasa takut setiap melewati jalan ini. Semoga segera diperbaiki agar aman untuk semua dan tidak ada lagi yang menjadi korban akibat jalan berlobang itu,” katanya.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas PUPR Kotabaru H. Hamid menyatakan pihaknya akan segera meninjau lokasi untuk memastikan langkah penanganan yang tepat.
“Kami sudah menerima laporan terkait kondisi jalan di desa Sigam tersebut. Dalam waktu dekat tim teknis akan turun langsung ke lapangan untuk melihat situasi sebenarnya,” ucapnya.
“Yang jelas kami berkomitmen mencari solusi agar jalan segera diperbaiki dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” tegas Hamid.












