KabarKalimantan, Kotabaru – Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru gerak cepat dalam menjalankan program Presiden RI Prabowo Subianto untuk membentuk “Kampung Nelayan Merah Putih” di setiap daerah pesisir.
Kepala Dinas Perikanan Kotabaru Khairil Fajri melalui Kabid Tangkap Toni Ahmadi, Rabu (20/05/26) mengatakan, program KNMP merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk mewujudkan swasembada pangan nasional, mendorong implementasi ekonomi sebagai pusat pertumbuhan baru, menciptakan lapangan kerja, memperluas pemerataan ekonomi, serta mengentaskan kemiskinan di wilayah pesisir.
Sejumlah fasilitas utama di lokasi KNMP di antaranya meliputi pabrik es, gudang beku, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan nelayan yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas masyarakat nelayan.
“Dari 18 titik yang akan dibangun kampung nelayan merah putih sudah ada 6 titik yang proposalnya masuk ke Kementrian KKP, tinggal menunggu tim surveinya meninjau lokasi tersebut,” ucap Toni Ahmadi.
Pembangunan kampung nelayan yang menggunakan dana APBN, lanjut Toni, selain mendukung program presiden, program tersebut juga satu tujuan dengan visi misi Bupati Kotabaru.
“Kami bersama Pak Bupati sudah melakukan pertemuan dengan Kementerian KKP dan hari ini juga telah dilaksanakan sosialisasi kepada seluruh camat, kepala desa yang wilayahnya berada di pesisir terkait pembentukan kampung nelayan di Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.
Pembentukan “Kampung Nelayan Merah Putih” sendiri terbagi dua kategori, yaitu HUB dan Penyangga.
“Untuk HUB minimal bagi desa pesisir menyiapkan lahan sekitar satu setengah hektare dalam pembuatannya, sedangkan Penyangga cukup menyediakan lahan seluas setengah hektare saja,” jelas Toni Ahmadi.












