Malam Ta’aruf MTQN ke-37 Kalsel di Batola Sekaligus Penyerahan Piala Bergilir

KabarKalimantan, Marabahan
Menandai pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Kabupaten Barito Kuala (Batola), digelar Malam Ta’aruf bersama seluruh perwakilan kafilah 13 kabupaten/kota dan para dewan hakim.

Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala (Setdakab Batola) ini selain berisi ramah tamah dan makan malam bersama juga dirangkai penyerahan piala bergilir dari Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel HM Syarifuddin MPd, kepada Bupati Batola H Bahrul Ilmi disaksikan seluruh undangan.

Bupati Batola H Bahrul Ilmi menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga terselenggaranya malam ta’aruf yang penuh kehangatan dan nilai ukhuwah.

Menurutnya MTQ bukan hanya ajang kompetisi namun strategis dalam menyemai nilai-nilai Al-qur’an dalam kehidupan masyarakat terutama dalam kaitan wahana syiar Islam, membina generasi qurani, dan memperkokoh spritual di tengah tantangan zaman saat ini.

Karenanya bupati merasa bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan MTQ ke-37 tingkat Provinsi Kalsel ini.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin, yang juga Ketua Dewan
Pembina LPTQ Provinsi Kalsel ini mengatakan, suksesnya kegiatan MTQ merupakan tanggung jawab bersama.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bekerjasama dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-37 ini.

Pada bagian lain, Syarifuddin, menerangkan, pelaksanaan MTQ dapat memberi manfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan akan Al-quran serta bisa mengamalkan dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Alquran kitab yang memuat segala ilmu dan tuntunan hidup yang bisa dijadikan pedoman untuk keselamatan dunia dan akhirat,” tuturnya.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras, khususnya jajaran pemkab Batola dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan. “Semoga kita semua senantiasa mendapat taufik dan hidayah sehingga dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *